Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga di Cigedug Hangus Terbakar

Editor: Syarkawi author photo

 


GARUT – Sebuah rumah milik warga di Kampung Situkiruh, RT 003 RW 010, Desa Cintanagara, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, ludes terbakar pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Bayongbong melalui Subsektor Cigedug segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pendataan, serta mengumpulkan keterangan terkait insiden kebakaran tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kepolisian langsung bergerak cepat setelah menerima informasi dari warga mengenai kebakaran yang melanda rumah tersebut.

Kapolsek Bayongbong IPTU Mahmudi menjelaskan, kebakaran terjadi saat pemilik rumah, Dede Ratna (36), sedang berada di rumah orang tuanya yang lokasinya berdampingan dengan rumah korban.

Saat berada di rumah orang tuanya, korban melihat kepulan asap hitam pekat disertai suara retakan dari arah rumahnya. 

Ketika keluar untuk memastikan kondisi tersebut, korban mendapati api telah membesar dan melalap bagian atap rumah yang sebagian besar terbuat dari material kayu.

Korban kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Sejumlah warga yang datang ke lokasi berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian berkat kerja sama warga dan petugas pemadam kebakaran dari Cikajang yang melakukan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.

Akibat kebakaran tersebut, rumah berukuran sekitar 8 x 3 meter mengalami kerusakan berat. Sekitar 80 persen bangunan beserta isinya hangus terbakar, sementara sebagian bangunan di sisi lainnya masih dapat diselamatkan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta,” ujar IPTU Mahmudi, Minggu (31/5/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan instalasi dan jaringan listrik di rumah dalam kondisi aman guna mencegah terjadinya kebakaran serupa,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik sebagai langkah pencegahan terhadap risiko kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini