Banda Aceh — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Family Gathering Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Aceh Besar yang digelar di kawasan wisata Pantai Babah Kuala, Lhoknga, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi dan kolaborasi antar kepala sekolah di Aceh Besar.
Kegiatan yang berlangsung santai namun sarat makna itu menjadi momentum mempererat silaturahmi antar pimpinan sekolah sekaligus membangun kekompakan dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Hamparan pantai yang indah serta suasana kebersamaan menjadikan kegiatan tersebut tidak sekadar ajang rekreasi, tetapi juga ruang diskusi dan berbagi gagasan demi kemajuan pendidikan di Aceh.
Para peserta tampak antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dikemas dengan nuansa kebersamaan dan kekeluargaan.
Dalam kesempatan itu, Murthalamuddin menyampaikan apresiasi atas kekompakan MKKS SMA Aceh Besar yang terus menjaga soliditas dan semangat kolaboratif dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga dipengaruhi oleh komunikasi, kerja sama, dan kekompakan seluruh unsur pendidikan, khususnya kepala sekolah sebagai ujung tombak manajemen pendidikan di sekolah.
Ia menegaskan, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Karena itu, forum seperti MKKS dinilai penting untuk memperkuat koordinasi, bertukar pengalaman, serta melahirkan ide-ide kreatif demi kemajuan pendidikan Aceh.
“Kebersamaan seperti ini harus terus dijaga. Ketika para kepala sekolah solid dan saling mendukung, maka upaya meningkatkan kualitas pendidikan akan lebih mudah diwujudkan,” ujarnya.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat semangat kebersamaan pasca peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026.
Semangat kolaborasi yang dibangun diharapkan mampu melahirkan inovasi baru dalam pengembangan pendidikan, mulai dari pembelajaran, penguatan karakter siswa, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di sekolah.
Para kepala sekolah yang hadir juga memanfaatkan momentum tersebut untuk berdiskusi mengenai berbagai isu pendidikan, tantangan implementasi kurikulum, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, hingga strategi membangun sekolah yang adaptif dan berdaya saing.
Ketua MKKS SMA Aceh Besar menyebutkan, kegiatan family gathering ini menjadi agenda penting untuk menjaga hubungan emosional antar kepala sekolah agar tetap harmonis dan solid.
Dengan hubungan yang baik, koordinasi program pendidikan di Aceh Besar diyakini akan berjalan lebih efektif.
Pantai Babah Kuala dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai mampu menghadirkan suasana santai dan nyaman, sehingga seluruh peserta dapat berinteraksi lebih akrab tanpa sekat formalitas.
Keindahan alam pesisir Lhoknga pun menambah semangat kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Aceh berharap semangat persatuan, kolaborasi, dan kekeluargaan antar kepala sekolah terus tumbuh demi mewujudkan pendidikan Aceh yang lebih maju, berkualitas, dan bermartabat.[]
