Ketua MPU Darul Imarah Dukung Program “Beut Kitab Bak Sikula” di Aceh Besar

Editor: Syarkawi author photo

 

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kecamatan Darul Imarah, Tgk Agus Setiawan Jamal. Foto: MC Aceh Besar

Aceh Besar – Dukungan terhadap program Beut Kitab Bak Sikula yang digagas Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat.

Kali ini, apresiasi disampaikan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kecamatan Darul Imarah, Tgk. Agus Setiawan Jamal.

Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi keislaman generasi muda sejak dini, khususnya di lingkungan sekolah. 

Ia menilai integrasi pembelajaran kitab dalam sistem pendidikan formal menjadi jawaban atas tantangan moral dan keagamaan yang dihadapi generasi saat ini.

Tgk. Agus menegaskan, Beut Kitab Bak Sikula bukan sekadar program tambahan, melainkan bagian dari upaya membangun karakter dan akhlak siswa secara berkelanjutan.

“Penguatan nilai-nilai agama di sekolah sangat penting, terutama bagi anak-anak yang tidak memiliki kesempatan mengikuti pendidikan dayah atau pengajian di luar jam sekolah,” ujarnya, Jumat (01/05/2026).

Ia menjelaskan, melalui program tersebut para siswa dapat memperoleh pemahaman dasar ilmu fardhu ain, seperti tata cara bersuci, beribadah, serta etika dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Tgk. Agus menilai kebijakan Bupati Aceh Besar tersebut sejalan dengan kekhususan Aceh sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam, sehingga patut didukung oleh seluruh elemen, termasuk ulama dan tokoh masyarakat.

Ia juga mengajak tenaga pendidik, orang tua, serta aparatur gampong untuk bersama-sama menyukseskan program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama dalam membina generasi Aceh ke depan,” tegasnya.

Tgk. Agus berharap pelaksanaan Beut Kitab Bak Sikula dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan, serta terus dievaluasi guna meningkatkan kualitas pembelajaran.

Dengan dukungan ulama dan masyarakat, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi Aceh Besar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keislaman dan berakhlakul karimah.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini