Aceh Tenggara — Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Tahap II yang menghubungkan Desa Gulo, Kecamatan Darul Hasanah dengan Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara terus menunjukkan progres positif. Hingga Jumat (8/5/2026), progres pekerjaan telah mencapai 27 persen.
Pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari upaya membuka keterisolasian wilayah pedalaman sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah yang selama ini masih terkendala akses transportasi.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana vital untuk memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga di dua kecamatan.
Pekerjaan dilakukan secara gotong royong oleh Babinsa Koramil 0108-03/Badar jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat setempat.
Di lapangan, personel TNI dan warga tampak bahu-membahu mengerjakan berbagai tahapan, mulai dari persiapan material, penguatan pondasi, hingga pemasangan konstruksi jembatan.
Babinsa Koramil 0108-03/Badar, Serma Karmadi, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan program penting untuk membuka akses transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedalaman.
“Alhamdulillah progres pembangunan sudah mencapai 27 persen. Pekerjaan terus kami kebut bersama masyarakat agar jembatan ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan warga,” ujar Serma Karmadi.
Ia menjelaskan, jembatan tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas harian. Selama ini, warga harus menempuh jalur yang cukup sulit dan berisiko, terutama saat musim hujan.
Dengan adanya jembatan ini, masyarakat akan lebih mudah mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, serta meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan.
Selain mempercepat pembangunan, personel TNI bersama masyarakat juga tetap mengutamakan kualitas konstruksi agar jembatan yang dibangun kokoh, aman, dan memiliki daya tahan jangka panjang.
“Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar hingga selesai. Sinergi TNI dan masyarakat menjadi kunci agar hasilnya benar-benar bermanfaat,” tambahnya.
Masyarakat setempat menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Salah seorang warga, Imam (47), mengaku bersyukur atas kehadiran infrastruktur itu yang dinilai akan mempermudah aktivitas sehari-hari.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang sudah membantu membangun jembatan ini. Selama ini akses kami sulit, apalagi saat hujan. Mudah-mudahan cepat selesai agar ekonomi masyarakat juga semakin terbantu,” ujarnya.
Dengan progres yang terus meningkat, masyarakat berharap Jembatan Gantung Perintis Tahap II ini segera rampung dan dapat segera difungsikan untuk mendukung kemajuan wilayah Kecamatan Badar dan Kecamatan Darul Hasanah serta meningkatkan kesejahteraan warga Aceh Tenggara.[]
