ACEH TAMIANG — Tiga nelayan dilaporkan mengalami insiden di perairan Laut Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (21/5/2026). Satu orang di antaranya masih dinyatakan hilang setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik akibat gelombang tinggi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, Iman Suhery, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan timnya telah dikerahkan untuk melakukan pencarian korban.
“Benar, Tim BPBD sedang melakukan pencarian,” ujar Iman Suhery.
Ia menjelaskan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 12.21 WIB terkait insiden perahu terbalik yang ditumpangi tiga nelayan di perairan Laut Seruway.
Menurut laporan awal, perahu yang digunakan para nelayan dihantam gelombang tinggi hingga terbalik. Dua orang berhasil diselamatkan oleh nelayan lain yang kebetulan melintas di sekitar lokasi, sementara satu orang lainnya masih dinyatakan hilang.
“Petugas LAGAK mendapat laporan dari warga bahwa telah terjadi boat terbalik akibat gelombang tinggi yang menyebabkan satu orang nelayan hilang di perairan tersebut. Korban berangkat melaut menggunakan boat berjumlah tiga orang. Dua orang selamat setelah ditolong nelayan yang melintas, sedangkan satu orang masih dalam pencarian,” jelasnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue BPBD bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta unsur SAR langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian.
Korban yang masih hilang diketahui bernama Rifaldi (21), warga Dusun Keluarga, Kampung Sungai Kuruk III, Kecamatan Seruway.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan dengan menyisir lokasi kejadian dan sekitarnya.[]
