JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan membangun 18 gudang pangan strategis yang tersebar di 12 Kepolisian Daerah (Polda) di seluruh Indonesia.
Pembangunan infrastruktur logistik tersebut bertujuan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, merata, dan tepat sasaran.
Penentuan lokasi gudang dilakukan berdasarkan pemetaan wilayah rawan pangan serta akses distribusi guna menjaga stabilitas pasokan kebutuhan masyarakat.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pembangunan gudang pangan merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program strategis pemerintah di sektor pangan.
“Ini adalah wujud nyata dukungan Polri terhadap program strategis pemerintah. Kami ingin memastikan tidak ada kendala dalam distribusi pangan di lapangan,” ujar Kapolri dalam keterangannya.
Menurutnya, keberadaan gudang pangan tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem logistik nasional sekaligus mengantisipasi potensi gangguan distribusi maupun lonjakan harga bahan pokok yang dapat membebani masyarakat.
Selain sebagai tempat penyimpanan logistik, gudang pangan itu juga akan mendukung tugas Satgas Pangan Polri dalam melakukan pengawasan distribusi bahan pokok di daerah.
Dengan adanya pengawasan yang lebih optimal, Polri berharap praktik penimbunan dan penyalahgunaan distribusi pangan oleh oknum tertentu dapat diminimalkan sehingga stabilitas pasokan tetap terjaga.
Polri optimistis integrasi antara pengamanan dan penguatan logistik pangan akan semakin memperkokoh ketahanan pangan nasional serta memberikan rasa aman dan tenang bagi masyarakat di seluruh Indonesia.[]
