TANGERANG – Polresta Bandara Soekarno-Hatta bersama unsur TNI, Aviation Security (Avsec), dan stakeholder bandara menggelar razia stasioner di kawasan Bundaran Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (31/5/2026) dini hari.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan satu unit sepeda motor tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).
Kendaraan tersebut dikendarai oleh pria berinisial AR (31) yang tidak dapat menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) maupun Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) saat dilakukan pemeriksaan.
Perwira Pengawas (Pawas) Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Jasa Pandiangan, mengatakan razia gabungan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta potensi tindak pidana di kawasan bandara.
“Satu unit kendaraan roda dua tanpa TNKB berhasil diamankan karena pengendaranya tidak dapat menunjukkan STNK dan BPKB saat dilakukan pemeriksaan,” ujar Jasa saat dikonfirmasi, Minggu pagi.
Selain melakukan pemeriksaan kendaraan, petugas gabungan juga memeriksa identitas serta barang bawaan para pengguna jasa bandara yang melintas di lokasi razia.
“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada barang-barang berbahaya yang masuk ke kawasan bandara serta menjaga situasi keamanan tetap kondusif,” jelasnya.
Menurut Jasa, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk komitmen aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Ia menegaskan, sinergi antara TNI, Polri, Avsec, dan seluruh pemangku kepentingan di bandara menjadi kunci dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta pengguna jasa penerbangan.
Pada kesempatan tersebut, Jasa juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila melihat atau mengalami gangguan kamtibmas.
“Masyarakat dapat melaporkan kepada petugas kepolisian terdekat atau menghubungi layanan Call Center 110 Polresta Bandara Soekarno-Hatta yang aktif selama 24 jam. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” katanya.
Sementara itu, Dedy (51), salah seorang pengguna jasa bandara yang melintas saat razia berlangsung, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilakukan aparat gabungan.
“Terima kasih kepada Polresta Bandara Soekarno-Hatta dan seluruh petugas yang terlibat. Dengan adanya razia seperti ini, kami merasa lebih aman dan nyaman saat beraktivitas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” ujarnya.[]
