Banda Aceh – Dalam rangka mewujudkan visi dan misi Wali Kota Banda Aceh dalam menjalankan Syariat Islam, Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh melalui Bidang Dakwah kembali melaksanakan kegiatan Safari Dakwah Da’iyah (SAIDAH) di Masjid Al Hidayah, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Indahnya Bersedekah” dengan menghadirkan penceramah Ustazah Dr. Kamisah.
Safari dakwah ini menjadi salah satu upaya pembinaan keagamaan guna memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.
Dalam tausiyahnya, Ustazah Dr. Kamisah menyampaikan bahwa sedekah merupakan amalan yang memiliki pahala besar dan tidak pernah merugikan di sisi Allah SWT.
Menurutnya, bersedekah dianjurkan dalam segala kondisi, baik saat lapang maupun sempit, sehat maupun sakit.
“Sedekah bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi investasi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” ujarnya.
Ia mencontohkan, seseorang yang bersedekah untuk mendukung pendidikan anak atau cucu di sekolah maupun pesantren tahfidz Al-Qur’an akan turut memperoleh pahala dari setiap ayat yang dipelajari, dihafalkan, dan dilantunkan oleh para santri, meskipun dirinya tidak menghafal Al-Qur’an.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan luasnya keberkahan sedekah dalam mendukung syiar Islam sekaligus mencetak generasi Qurani.
Di akhir ceramah, Ustazah Dr. Kamisah menyampaikan hadis Rasulullah SAW tentang dua golongan yang layak dicemburui, yakni orang yang pandai membaca Al-Qur’an dan membacanya siang malam, serta orang kaya yang gemar menginfakkan hartanya di jalan Allah.
Kegiatan Safari Dakwah SAIDAH turut dihadiri Koordinator Kegiatan, Rosmani.
Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta meningkatkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat Kota Banda Aceh.
Melalui kegiatan ini, Kepala Bidang Dakwah Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Irwanda M. Jamil, berharap semangat bersedekah dan kolaborasi dalam kebaikan terus tumbuh di tengah masyarakat, sejalan dengan visi Banda Aceh sebagai kota kolaborasi yang religius, harmonis, dan mendukung pembangunan peradaban Islami.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan Safari Dakwah SAIDAH menjadi sarana untuk menambah ilmu pengetahuan, memperkuat karakter, serta menjadikan kaum ibu sebagai qudwah atau teladan dalam keluarga.
“Kaum ibu memiliki peran penting sebagai madrasatul ula dan benteng utama keluarga dalam pelaksanaan Syariat Islam,” ujar Irwanda M. Jamil.[]
