ACEH TIMUR – Anggota DPD RI/MPR RI Dapil Aceh periode 2024–2029, Tgk. Ahmada MZ, menghadiri kegiatan haul Abu Lhok yang berlangsung di Dayah Al-Muna Al-Aziziyah, Alue Lhok, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (10/5/2026).
Kehadiran senator asal Aceh yang akrab disapa Tengku Ahmada itu disambut hangat para ulama, pimpinan dayah, santri, dan masyarakat yang memadati lokasi acara.
Momentum haul berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan sebagai bentuk penghormatan serta doa bersama untuk mengenang jasa dan perjuangan almarhum Abu Lhok dalam membina pendidikan agama dan dakwah di tengah masyarakat Aceh.
Dalam kesempatan tersebut, Tgk. Ahmada menegaskan pentingnya menjaga tradisi keilmuan dayah yang telah menjadi pondasi kehidupan masyarakat Aceh sejak dahulu.
Menurutnya, ulama dan dayah memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman, memperkuat persatuan umat, serta membangun karakter generasi muda Aceh di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.
Ia menyampaikan bahwa haul bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antara ulama, masyarakat, dan para pemangku kebijakan.
Dari momentum tersebut, kata dia, lahir penguatan ukhuwah Islamiyah dan semangat bersama dalam menjaga marwah Aceh sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai syariat Islam.
“Perjuangan para ulama terdahulu harus terus dilanjutkan. Dayah menjadi benteng moral masyarakat Aceh dan tempat lahirnya generasi yang berilmu serta berakhlak,” ujar Tgk. Ahmada di sela kegiatan.
Suasana haul berlangsung penuh kekhusyukan dengan rangkaian doa bersama, zikir, tausiyah agama, dan silaturahmi antarjamaah.
Sejumlah tokoh masyarakat, perangkat gampong, serta santri dari berbagai daerah turut hadir mengikuti kegiatan hingga selesai.
Masyarakat setempat mengaku senang atas kehadiran Tgk. Ahmada dalam kegiatan keagamaan tersebut.
Mereka berharap perhatian dan dukungan terhadap dayah-dayah di Aceh terus diperkuat, baik dalam pengembangan pendidikan maupun pemberdayaan masyarakat berbasis keagamaan.
Sebagai anggota DPD RI, Tgk. Ahmada dikenal aktif menghadiri berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di Aceh.
Kehadirannya dalam haul Abu Lhok dinilai sebagai bentuk kedekatan dengan ulama dan masyarakat akar rumput, sekaligus memperkuat hubungan antara lembaga negara dengan institusi dayah di Aceh.
Kegiatan haul ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keberkahan Aceh, serta harapan agar semangat perjuangan dan dakwah para ulama terdahulu terus hidup di tengah masyarakat.[]
