Tgk Ahmada MZ dan Wagub Aceh Silaturahmi ke Keluarga Abu Tu Min Blang Bladeh

Editor: Syarkawi author photo

 

Tgk. Ahmada MZ bersama Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah bersilaturahmi dengan keluarga besar almarhum Abu Tu Min Blang Bladeh, Jumat (1/5/2026), dalam upaya mempererat hubungan umara dan ulama di Aceh.

Bireuen – Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Aceh periode 2024–2029, Tgk. Ahmada MZ, terus mempererat hubungan dengan kalangan ulama dan masyarakat melalui agenda silaturahmi. 

Pada Jumat (1/5/2026), ia mengunjungi kediaman keluarga besar almarhum Abu Tu Min Blang Bladeh, ulama kharismatik yang berpengaruh di Aceh.

Kunjungan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, Tgk. Ahmada turut didampingi Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, sebagai bentuk sinergi antara umara (pemerintah) dan ulama.

Silaturahmi ini tidak hanya menjadi ajang temu ramah, tetapi juga momentum untuk mengenang jasa almarhum Abu Tu Min yang dikenal luas atas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan dayah dan pembinaan umat di Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, Tgk. Ahmada menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman serta tradisi keulamaan yang telah diwariskan para ulama terdahulu.

“Kehadiran kami bukan sekadar bersilaturahmi, tetapi juga mengambil pelajaran dari perjuangan ulama. Nilai-nilai yang telah ditanamkan Abu Tu Min harus terus hidup dan menjadi pedoman bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan ulama dalam membangun daerah.

“Keuatan Aceh tidak hanya pada sumber daya alam, tetapi juga pada nilai religius dan kearifan lokal yang dijaga para ulama,” katanya.

Keluarga besar Abu Tu Min Blang Bladeh menyambut hangat kunjungan tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan. 

Mereka berharap silaturahmi seperti ini terus terjalin sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan ulama serta menjaga hubungan harmonis antara masyarakat dan pemerintah.

Kegiatan ini juga mencerminkan kuatnya tradisi silaturahmi di Aceh sebagai bagian dari budaya dan identitas daerah. 

Di tengah perkembangan zaman, nilai kebersamaan dan penghormatan terhadap ulama tetap menjadi fondasi penting dalam kehidupan masyarakat.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin erat antara tokoh nasional, pemerintah daerah, dan keluarga ulama dalam menjaga serta melanjutkan warisan keislaman di Tanah Rencong.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini