Kodim 0108/Agara dan Warga Gotong Royong Cor Pondasi Tiang Pylon Jembatan Gantung di Desa Teger Miko

Editor: Syarkawi author photo

 


ACEH TENGGARA – Semangat gotong royong dan kebersamaan kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Teger Miko, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara. 

Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat setempat melaksanakan pengecoran pondasi tiang pylon, salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan tersebut, Rabu (3/6/2026).

Sejak pagi, personel Babinsa dan warga bahu-membahu mengangkut berbagai material konstruksi, seperti semen, pasir, batu, besi, serta perlengkapan pendukung lainnya menuju lokasi pengecoran. 

Meski harus melewati medan yang cukup berat dan akses yang terbatas di kawasan tepi sungai, hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk menyelesaikan pekerjaan secara bersama-sama.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa yang sangat dibutuhkan warga. 

Kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Koordinator kegiatan di lapangan, Pelda Dody Harnizar, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.

Menurutnya, jembatan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, terutama untuk mempermudah akses transportasi menuju lahan pertanian dan perkebunan.

“Babinsa akan selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga. Hari ini kami bersama masyarakat melaksanakan pengecoran pondasi tiang pylon yang menjadi struktur utama penyangga jembatan. Dengan semangat gotong royong, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan dan dapat diselesaikan lebih cepat,” ujar Pelda Dody Harnizar.

Ia menjelaskan, pondasi tiang pylon merupakan bagian vital yang menentukan kekuatan dan ketahanan konstruksi jembatan. 

Karena itu, seluruh proses pengerjaan dilakukan secara teliti dan sesuai standar agar menghasilkan konstruksi yang kokoh serta aman digunakan dalam jangka panjang.

Antusiasme masyarakat Desa Teger Miko juga terlihat tinggi. Warga secara sukarela ikut membantu proses pembangunan dengan menyumbangkan tenaga dan waktu demi mempercepat penyelesaian jembatan yang telah lama dinantikan.

Keberadaan Jembatan Gantung Perintis nantinya diharapkan mampu mempermudah mobilitas masyarakat, memperlancar akses antarwilayah, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga menuju pusat penjualan maupun akses jalan utama.

Dengan terbangunnya jembatan tersebut, aktivitas masyarakat diharapkan menjadi lebih aman, cepat, dan efisien. 

Selain itu, pembangunan ini juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat Desa Teger Miko dan sekitarnya.

Kegiatan gotong royong yang terjalin antara Babinsa dan masyarakat menjadi bukti kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. 

Nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat saling membantu yang terus terjaga menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan dan kemajuan desa.

Kodim 0108/Aceh Tenggara berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pembangunan di wilayah binaan melalui kegiatan karya bakti, gotong royong, serta pendampingan pembangunan infrastruktur desa sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini