Banda Aceh – Ny. Mukarramah Fadhlullah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Aceh masa bakti 2026–2030 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PERWOSI Aceh yang berlangsung di Aula Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, Rabu (10/6/2026).
Musprov tersebut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Malayati M. Nasir, Ketua Umum PERWOSI Aceh periode 2022–2026 Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, M.T., pengurus PERWOSI kabupaten/kota se-Aceh, organisasi perempuan, serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang olahraga.
Dalam sambutannya, Mukarramah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut selama empat tahun ke depan.
“Amanah yang diberikan melalui Musyawarah Provinsi ini merupakan tanggung jawab besar yang akan saya jalankan dengan penuh komitmen, keikhlasan, dan dedikasi untuk memajukan PERWOSI Aceh,” ujarnya.
Mukarramah juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PERWOSI Aceh periode 2022–2026, Dyah Erti Idawati, beserta seluruh jajaran pengurus atas kontribusi dan dedikasi dalam membangun organisasi serta meningkatkan peran perempuan dalam dunia olahraga di Aceh.
Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih kepengurusan sebelumnya menjadi fondasi penting untuk melanjutkan program-program organisasi yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Dalam masa kepemimpinannya, Mukarramah menegaskan PERWOSI Aceh akan berpedoman pada visi PERWOSI Pusat 2025–2029, yakni mewujudkan perempuan Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya sebagai penggerak olahraga keluarga dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Untuk mewujudkan visi tersebut, PERWOSI Aceh akan memprioritaskan berbagai program yang mendorong tumbuhnya budaya hidup sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Salah satunya dengan menggerakkan perempuan Aceh sebagai motor penggerak olahraga keluarga mulai dari tingkat rumah tangga hingga gampong.
“PERWOSI Aceh akan berupaya menghadirkan program-program yang mampu membangun keluarga sehat, aktif, dan produktif, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.
Sejumlah program unggulan yang direncanakan antara lain pelaksanaan Senam Inong Aceh di berbagai gampong, kegiatan Family Fun Walk di Blang Padang, serta lomba tari kreasi bernuansa olahraga bagi remaja putri dan kaum ibu sebagai sarana kebugaran, kreativitas, dan pelestarian budaya.
Selain itu, PERWOSI Aceh juga akan fokus pada pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi wasit maupun pelatih olahraga bagi perempuan, sehingga semakin banyak perempuan Aceh yang dapat berkiprah secara profesional di bidang olahraga.
Mukarramah menilai keberhasilan program-program tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk TP PKK, Dinas Kesehatan, Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI Aceh, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya.
Ia pun mengajak seluruh pengurus dan anggota PERWOSI Aceh untuk menjaga kekompakan dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi.
“Saya mengajak seluruh keluarga besar PERWOSI Aceh untuk terus bersinergi, saling mendukung, dan bekerja bersama demi menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat Aceh,” ujarnya.
Mukarramah optimistis PERWOSI Aceh mampu berkontribusi lebih besar dalam membangun masyarakat yang sehat dan produktif melalui olahraga.
Dengan program yang terarah dan dukungan seluruh pihak, organisasi tersebut diharapkan menjadi salah satu motor penggerak peningkatan kualitas hidup perempuan dan keluarga di Aceh.[]
