BANDA ACEH – Ketua DPW PSI Aceh, T. Rival Amiruddin, mendapat sambutan meriah dari ribuan warga saat tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh, Senin (1/6/2026).
Penyambutan tersebut dilanjutkan dengan silaturahmi bersama kader, simpatisan, relawan, tokoh masyarakat, serta konvoi keliling Kota Banda Aceh.
Antusiasme masyarakat yang hadir dalam penyambutan tersebut dinilai menjadi cerminan tingginya harapan publik terhadap hadirnya semangat baru dalam pembangunan politik dan sosial di Aceh.
Dalam kesempatan itu, Rival Amiruddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Aceh yang telah memberikan sambutan hangat.
Menurutnya, dukungan yang diberikan merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Aceh, kader PSI, relawan, tokoh masyarakat, dan semua pihak yang telah menyambut kami dengan penuh kehangatan. Sambutan ini menjadi amanah besar yang akan kami jawab dengan pengabdian dan kerja nyata untuk masyarakat Aceh,” ujarnya.
Rival menegaskan bahwa PSI Aceh akan terus hadir sebagai wadah perjuangan rakyat dengan mengedepankan politik yang bersih, terbuka, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, PSI Aceh mengusung visi menjadi kekuatan politik modern yang berintegritas dan dekat dengan rakyat guna mewujudkan Aceh yang maju, sejahtera, bermartabat, dan berdaya saing.
Untuk merealisasikan visi tersebut, PSI Aceh akan memfokuskan program pada penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan generasi muda, pengembangan UMKM, penciptaan lapangan kerja, pengawasan tata kelola pemerintahan yang bersih, serta pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok.
Sementara itu, Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, berpesan agar seluruh kader PSI Aceh aktif hadir di tengah masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata.
“PSI harus hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan rakyat, dan memberikan solusi nyata. Jadilah kader yang bekerja dengan integritas, melayani dengan ketulusan, serta membuktikan bahwa politik adalah sarana pengabdian untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat,” ujar Kaesang.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan PSI sebagai rumah besar bagi generasi muda, pelaku UMKM, petani, nelayan, pekerja, dan seluruh lapisan masyarakat yang menginginkan perubahan serta kemajuan daerah.
Menanggapi arahan tersebut, Rival Amiruddin menyatakan kesiapan PSI Aceh untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan memperluas keterlibatan masyarakat dalam pembangunan daerah.
“Kami siap membangun PSI Aceh menjadi organisasi yang kuat, solid, dan dicintai rakyat. Kami akan hadir mendengar aspirasi masyarakat serta memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat Aceh,” tegasnya.
Dengan dukungan masyarakat yang terus mengalir, PSI Aceh optimistis dapat menjadi salah satu kekuatan politik yang berkontribusi dalam pembangunan daerah serta menghadirkan harapan baru bagi kemajuan Aceh di masa mendatang.[]
