Trump Umumkan Kesepakatan Damai AS-Iran, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Editor: Syarkawi author photo

 

Presiden Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan antara AS dengan Iran. Foto: Reuters/ Nathan Howard

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran setelah berbulan-bulan ketegangan yang memicu kekhawatiran dunia terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah dan pasokan energi global.

Pengumuman tersebut disampaikan Trump melalui akun media sosial Truth Social pada Minggu (14/6/2026) waktu setempat.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut proses negosiasi dengan Republik Islam Iran telah selesai dan menjadi langkah awal menuju hubungan yang lebih baik antara kedua negara yang selama ini terlibat ketegangan berkepanjangan.

“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua!” tulis Trump seperti dikutip CNN.

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Trump juga mengumumkan pencabutan blokade angkatan laut Amerika Serikat terhadap Iran. 

Selain itu, jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz disebut kembali dibuka untuk aktivitas perdagangan global.

“Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!” tulis Trump dalam unggahan yang sama.

Pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi salah satu poin penting dalam kesepakatan tersebut. Jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab itu merupakan salah satu rute utama perdagangan energi dunia. 

Sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global diketahui melewati kawasan tersebut sehingga setiap gangguan di wilayah itu dapat memengaruhi harga energi internasional.

Meski demikian, rincian lengkap isi perjanjian belum dipublikasikan secara resmi. Pemerintah Iran juga belum menyampaikan keterangan rinci terkait substansi kesepakatan yang diumumkan oleh pemerintah Amerika Serikat.

Sejumlah laporan media internasional menyebutkan bahwa kedua negara telah menyepakati penghentian operasi militer dan akan melanjutkan pembahasan sejumlah isu strategis dalam tahap negosiasi berikutnya. 

Penandatanganan resmi kesepakatan tersebut juga dikabarkan akan dilakukan dalam beberapa hari mendatang.

Selain pembukaan Selat Hormuz dan penghentian blokade laut, sejumlah isu penting lainnya seperti program nuklir Iran, sanksi ekonomi, dan keamanan kawasan Timur Tengah disebut masih akan dibahas dalam proses diplomasi lanjutan.

Kabar tercapainya kesepakatan damai tersebut langsung mendapat respons positif dari pasar global. 

Harga minyak dunia dilaporkan mengalami penurunan, sementara sejumlah indeks bursa saham menguat karena berkurangnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi internasional.

Apabila seluruh tahapan kesepakatan dapat direalisasikan sesuai rencana, langkah ini berpotensi menjadi salah satu terobosan diplomatik terbesar pada tahun 2026 dan membuka peluang baru bagi terciptanya stabilitas di kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu pusat perhatian geopolitik dunia.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini