ACEH TENGGARA – Babinsa Posramil Darul Hasanah jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat terus mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara.
Memasuki tahap krusial, pengerjaan kini difokuskan pada pengecoran tiang jembatan sebagai penopang utama konstruksi, Selasa (21/7/2026).
Pengecoran dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan Babinsa dan warga. Mereka bekerja bahu-membahu mengangkut material, menyiapkan adukan beton, memasang rangka besi dan cetakan tiang, hingga menuangkan beton ke dalam konstruksi yang telah dipersiapkan.
Babinsa Posramil Darul Hasanah, Serka Musliyadi, mengatakan setiap tahapan pekerjaan dilakukan dengan cermat untuk memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga sehingga jembatan nantinya aman dan kokoh digunakan masyarakat.
"Semangat kebersamaan masyarakat sangat luar biasa. Seluruh pekerjaan dilakukan secara gotong royong sehingga progres pembangunan terus meningkat. Kami berharap pembangunan dapat selesai tepat waktu agar segera dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Serka Musliyadi.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam pembangunan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Jembatan Gantung Perintis memiliki peran strategis sebagai akses utama yang menghubungkan permukiman warga dengan lahan pertanian, perkebunan, sekolah, fasilitas kesehatan, serta pusat pelayanan publik.
Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas perekonomian warga.
Pembangunan jembatan dilakukan setelah jembatan lama mengalami kerusakan berat akibat diterjang banjir bandang.
Selama ini masyarakat harus menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh, sehingga menghambat aktivitas sehari-hari dan distribusi hasil pertanian.
Melalui sinergi antara TNI, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat, pembangunan terus dipercepat agar akses vital tersebut dapat segera kembali dimanfaatkan.
Salah seorang warga Desa Lawe Pinis, Aidil Azhar (52), mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.
"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak-Bapak TNI yang setiap hari bekerja bersama masyarakat. Jembatan ini akan sangat membantu kami mengangkut hasil kebun, menghemat waktu perjalanan, serta memberikan rasa aman saat menyeberangi sungai. Semoga pembangunannya segera selesai agar bisa dimanfaatkan oleh seluruh warga," katanya.
Keberadaan Jembatan Gantung Perintis diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa Lawe Pinis dan sekitarnya.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan Babinsa bersama masyarakat menjadi bukti kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan masyarakat, Kodim 0108/Aceh Tenggara terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.[]
