![]() |
| Mahasiswa KKN XXIX Universitas Syiah Kuala Kelompok 56 resmi memulai kegiatan pengabdian masyarakat di Gampong Mesjid Ulim Baroh, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya. Foto: Dok. Dhia Fahira |
PIDIE JAYA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) XXIX Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok 56 resmi memulai pengabdian kepada masyarakat di Gampong Mesjid Ulim Baroh, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya.
Program ini mengusung tema "Penguatan Capacity Development Kebencanaan Melalui KKN di Wilayah Pascabencana" sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi serah terima mahasiswa KKN kepada Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya di Kantor Bupati.
Selanjutnya, para mahasiswa mengikuti pembekalan di Kantor Camat Ulim sebelum diberangkatkan ke gampong penempatan masing-masing untuk melaksanakan program pengabdian.
Kelompok 56 ditempatkan di Gampong Mesjid Ulim Baroh di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Novi Susilawati, S.I.Kom., M.I.Kom., serta didampingi Koordinator Lapangan (KOSI) Ns. Sri Novitayani, MNS.
Kelompok ini dipimpin oleh Muhammad Desrian Hafizh Okfin dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, sebagai Ketua Kelompok.
Posisi Sekretaris diemban Chintya Laura dari Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Bidang Publikasi dan Dokumentasi dipercayakan kepada Dhia Fahira dari Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, bersama Muhammad Fauzan Ramadhan dari Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian.
Sementara Bidang Hubungan Masyarakat diisi oleh Najwa Alya Ulhaq dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Zikratul Amelia dari Program Studi Seni Drama, Tari, dan Musik, yang sama-sama berasal dari FKIP.
Adapun posisi Bendahara diemban Adinda Siti Hartanty dari Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
Pada malam pertama, seluruh anggota Kelompok 56 bersilaturahmi dengan Keuchik Gampong Mesjid Ulim Baroh sebagai langkah awal membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah gampong guna menyukseskan berbagai program kerja selama masa KKN.
Dhia Fahira, dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Ahad (12/7/2026), mengatakan Kelompok 56 berkomitmen mengimplementasikan tema KKN melalui berbagai kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.
"Kami akan berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, yang didukung dengan program di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemerintahan, serta pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Ia berharap seluruh program yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Gampong Mesjid Ulim Baroh, sekaligus memperkuat sinergi antara Universitas Syiah Kuala, pemerintah gampong, dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang tangguh terhadap bencana.[]
