Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Sidang tersebut menjadi momentum evaluasi pelaksanaan program pemerintah sekaligus mengukur capaian menjelang memasuki tahun kedua masa pemerintahan.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Sidang Kabinet Paripurna merupakan forum untuk mengevaluasi berbagai program yang telah dijalankan selama hampir dua tahun terakhir, sekaligus menyusun langkah strategis guna mempercepat pencapaian target pembangunan nasional.
Presiden juga mengingatkan seluruh jajaran kabinet dan pimpinan lembaga negara agar tetap menjaga semangat pengabdian, disiplin, serta fokus menjalankan amanat rakyat di tengah berbagai tantangan nasional maupun global.
Menurut Presiden, setiap pemimpin memiliki tanggung jawab untuk menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan bangsa dengan penuh keberanian, bukan menghindarinya.
"Kita sebagai anak bangsa, kita sebagai unsur pimpinan, dan kita semua di sini adalah unsur pimpinan. Kita di sini pemimpin politik, pemimpin teknokrat, pemimpin budaya, pemimpin masyarakat, dan kita diberi mandat oleh rakyat untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah. Jadi kita tidak boleh takut dengan masalah, kita tidak boleh takut dengan kesulitan, kita tidak boleh takut dengan kekurangan," tegas Presiden Prabowo.
Kehadiran Panglima TNI dalam Sidang Kabinet Paripurna tersebut mencerminkan komitmen TNI untuk terus mendukung kebijakan strategis pemerintah serta memperkuat sinergi dengan kementerian dan lembaga dalam menjaga stabilitas nasional.
Melalui kolaborasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, TNI berkomitmen mendukung penguatan ketahanan negara, menjaga keamanan nasional, serta menyukseskan berbagai program prioritas pemerintah demi kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.[]
