PIDIE – Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Hj. Nurasyiah binti Kasem, ibunda Pemimpin Redaksi Harian Serambi Indonesia, Zainal Arifin M. Nur. Ucapan duka tersebut disampaikan saat menghadiri takziah di rumah duka, Desa Masjid, Kampung Aree, Sigli, Kabupaten Pidie, Selasa malam (21/7/2026).
Almarhumah meninggal dunia pada Senin (20/7/2026) pukul 06.15 WIB di kawasan Ulee Kareng, Banda Aceh, dalam usia 90 tahun.
Kegiatan samadiah di kampung halaman almarhumah dihadiri keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, serta para pelayat yang datang untuk menyampaikan belasungkawa.
Dalam kesempatan tersebut, M. Nasir hadir didampingi Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh A. Murtala, Juru Bicara Pemerintah Aceh Teuku Kamaruzzaman (Ampon Man), Nurlis Effendi, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan kepala biro di lingkungan Pemerintah Aceh. Kehadiran rombongan menjadi bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Atas nama Pemerintah Aceh, M. Nasir menyampaikan duka cita yang mendalam seraya mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
"Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Bapak Zainal Arifin M. Nur dan seluruh keluarga. Semoga almarhumah husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," ujar M. Nasir.
Sementara itu, Zainal Arifin M. Nur menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan doa yang disampaikan Sekda Aceh beserta jajaran Pemerintah Aceh.
Ia mengenang almarhumah sebagai sosok yang memiliki kepedulian besar terhadap pendidikan agama dan pembinaan generasi muda melalui balai pengajian keluarga yang telah dirintis sejak 1972.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Serambi Indonesia yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan, kebijakan, dan pelayanan publik kepada masyarakat.
Peran media dinilai sangat penting dalam membangun komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.[]
