![]() |
| SMA Negeri 13 Banda Aceh menggelar Try Out Asesmen MPLS berbasis komputer bagi peserta didik baru. Kegiatan berlangsung tertib sebagai bekal menghadapi asesmen dan pembelajaran digital. |
BANDA ACEH – SMA Negeri 13 Banda Aceh sukses melaksanakan Try Out Asesmen Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) bagi seluruh peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (20/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Komputer sekolah itu berjalan tertib, lancar, dan penuh antusiasme.
Try out tersebut merupakan program Dinas Pendidikan Aceh yang diperuntukkan bagi peserta didik baru jenjang SMA dan SMK.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman awal kepada siswa dalam mengikuti asesmen berbasis komputer sekaligus mengukur kesiapan mereka sebelum menghadapi asesmen yang sesungguhnya.
Pelaksanaan asesmen mengusung tema "Membangun Generasi Unggul Aceh Melalui Asesmen Berkualitas untuk Pendidikan yang Bermakna."
Tema tersebut mencerminkan komitmen Dinas Pendidikan Aceh dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui sistem asesmen yang objektif, transparan, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik.
Sejak pagi, para siswa baru telah hadir di sekolah dan mengikuti arahan panitia sebelum memasuki ruang laboratorium komputer. Seluruh peserta kemudian menempati perangkat yang telah disiapkan untuk mengikuti asesmen berbasis digital.
Panitia lokal bersama guru dan tenaga kependidikan memastikan seluruh perangkat komputer, jaringan internet, serta aplikasi asesmen berfungsi dengan baik. Berkat persiapan yang matang, pelaksanaan try out berlangsung tanpa kendala berarti.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 13 Banda Aceh, Dini Milia, S.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru, dan tenaga kependidikan yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut.
"Terima kasih kepada seluruh panitia lokal, guru, tenaga kependidikan, serta semua pihak yang telah bekerja keras sehingga pelaksanaan Try Out Asesmen MPLS dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan lancar. Kekompakan serta rasa tanggung jawab seluruh panitia menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini," ujar Dini Milia.
Ia berharap seluruh peserta didik baru mengikuti setiap tahapan asesmen dengan sungguh-sungguh.
Menurutnya, asesmen tidak hanya berfungsi mengukur kemampuan awal siswa, tetapi juga membentuk karakter jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta melatih kemampuan berpikir kritis.
"Kami berharap seluruh peserta didik baru memanfaatkan try out ini sebagai pengalaman belajar yang berharga sekaligus bekal menghadapi asesmen yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Aceh. Keseriusan sejak awal akan membentuk karakter belajar yang disiplin dan bertanggung jawab," katanya.
Selain menjadi bagian dari rangkaian MPLS, kegiatan ini juga memperkenalkan sistem asesmen berbasis digital yang kini semakin luas diterapkan dalam dunia pendidikan.
Melalui pengalaman tersebut, siswa diharapkan lebih siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.
Selama kegiatan berlangsung, guru dan panitia memberikan pendampingan kepada peserta yang mengalami kendala teknis tanpa mengganggu jalannya asesmen. Hal ini memastikan seluruh siswa dapat menyelesaikan soal sesuai waktu yang telah ditentukan.
Para peserta didik baru tampak mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Bagi sebagian besar siswa, pengalaman mengikuti asesmen berbasis komputer menjadi pengalaman pertama yang memberikan kepercayaan diri sebelum memulai proses pembelajaran di SMA Negeri 13 Banda Aceh.
Keberhasilan pelaksanaan Try Out Asesmen MPLS ini menjadi bukti komitmen SMA Negeri 13 Banda Aceh dalam mendukung kebijakan Dinas Pendidikan Aceh untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi, asesmen yang berkualitas, serta pembelajaran yang bermakna.
Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap seluruh peserta didik baru memiliki kesiapan akademik maupun mental yang lebih baik sehingga mampu mengikuti proses pembelajaran secara optimal serta tumbuh menjadi generasi Aceh yang unggul, berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.[]
