Aceh Tamiang – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, bersama rombongan Komisi VI DPR RI meninjau sekaligus mengevaluasi peran BUMN Karya dalam penyediaan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (22/7/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan percepatan rehabilitasi huntara serta meninjau langsung kondisi fasilitas yang masih memerlukan perbaikan agar segera dapat difungsikan secara optimal.
Dalam kesempatan itu, Andre Rosiade meminta BUMN Karya yang bertanggung jawab atas pembangunan huntara segera mempercepat proses rehabilitasi sehingga masyarakat terdampak bencana dapat menempati hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Ia juga mengarahkan agar BUMN Karya membangun komunikasi dan koordinasi secara intensif dengan Pemerintah Aceh melalui Wakil Gubernur. Dengan demikian, setiap kendala yang ditemukan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti tanpa menunggu proses yang berlarut-larut.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, DPR RI, BUMN Karya, serta seluruh instansi terkait guna mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di lokasi huntara.
"Pemerintah Aceh akan terus mengawal proses rehabilitasi huntara melalui koordinasi yang intensif dengan seluruh pihak. Harapan kita, masyarakat terdampak bencana segera memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman," ujar Fadhlullah.
Menurutnya, percepatan rehabilitasi huntara merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Aceh dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana tetap terpenuhi selama masa transisi menuju hunian tetap.
Usai meninjau lokasi huntara, Wakil Gubernur bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dan rombongan mengikuti pemaparan mengenai Jalan Tol Binjai–Langsa serta rencana trase Jalan Tol Langsa–Aceh Tamiang di Rest Area KM 41B Tol Binjai–Langsa.
Pemaparan tersebut membahas perkembangan proyek strategis nasional yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan timur Aceh.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Aceh Tamiang, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Bahron Bakti, jajaran Komisi VI DPR RI, perwakilan kementerian terkait, BUMN Karya, serta unsur Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.
Fadhlullah menegaskan, Pemerintah Aceh akan terus memperkuat sinergi dengan DPR RI, pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, dan seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur strategis berjalan optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Aceh.[]
