Mataram – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) memperkuat kesiapan pengamanan menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan yang digelar serentak bersama seluruh jajaran Polres di wilayah NTB dan dipusatkan di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Kota Mataram, Kamis (6/8/2026).
Apel dipimpin langsung Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja dan diikuti secara virtual oleh 10 Polres jajaran. Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam menghadapi meningkatnya aktivitas masyarakat selama bulan kemerdekaan.
Dalam arahannya, Kapolda NTB menegaskan seluruh personel harus berada dalam kondisi siap melaksanakan tugas pengamanan. Hal itu penting mengingat mobilitas dan aktivitas masyarakat cenderung meningkat menjelang hingga puncak perayaan HUT Kemerdekaan RI.
“Apel hari ini dilaksanakan secara serentak bersama seluruh jajaran Polres di wilayah NTB. Fokus utama kita adalah memastikan kesiapsiagaan personel Polri selama bulan Agustus, terutama menjelang puncak perayaan 17 Agustus,” ujar Kalingga.
Kedepankan Polmas dan Musyawarah
Selain kesiapan personel, Kalingga menekankan pentingnya mengedepankan pendekatan Pemolisian Masyarakat (Polmas) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat hendaknya terlebih dahulu diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah, dan pendekatan persuasif sebelum menempuh langkah penegakan hukum.
“Upayakan jangan sampai setiap persoalan harus berakhir menjadi laporan di kantor kepolisian. Kedepankan penyelesaian melalui musyawarah mufakat agar situasi tetap kondusif dan hubungan sosial di tengah masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.
Ia mengatakan pendekatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan Polri sebagai institusi yang mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Sementara penegakan hukum ditempatkan sebagai langkah terakhir atau ultimum remedium apabila upaya preventif dan penyelesaian secara persuasif tidak dapat dilakukan.
Sebagai tindak lanjut apel kesiapsiagaan, Polda NTB akan mengoptimalkan patroli rutin, patroli dialogis, serta kegiatan sambang warga melalui fungsi pembinaan masyarakat (Binmas).
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas sekaligus meningkatkan kedekatan antara polisi dan masyarakat.
Kalingga memastikan seluruh jajaran siap merespons setiap informasi maupun peristiwa yang berkembang dengan mengutamakan langkah-langkah preventif.
“Apapun informasi dan peristiwa yang terjadi di tengah masyarakat, Polri siap hadir. Kami akan terus meningkatkan patroli rutin, patroli dialogis, serta menyapa masyarakat sebagai bentuk pelayanan sekaligus upaya pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas,” katanya.
Melalui apel tersebut, Polda NTB berharap seluruh personel semakin solid, profesional, dan responsif dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah NTB.[]
