Mataram – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mengirim bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebanyak delapan truk bantuan diberangkatkan dari Tribun Lapangan Bhara Daksa Polda NTB. Pelepasan bantuan dipimpin Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., dan dihadiri Irwasda serta para pejabat utama Polda NTB.
Bantuan tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang berada di lokasi perlindungan sementara. Berbagai logistik yang dikirim antara lain air mineral, susu, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, mi instan, roti dan biskuit, selimut, alas tidur, serta terpal.
Kapolda NTB mengatakan, pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati jajaran Polda NTB terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi bencana.
“Pada hari ini kita turut mendoakan saudara-saudara kita di NTT yang mengalami musibah gempa. Bagi keluarga korban dan almarhum, mudah-mudahan diberikan jalan terang ke surga Allah Subhanahu wa Ta'ala,” ujar Kalingga.
Ia juga mendoakan agar masyarakat yang terdampak diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi bencana tersebut.
Menurut Kalingga, bantuan yang dikirim diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama berada di tempat perlindungan sementara. Meski demikian, ia menyadari bantuan logistik tidak dapat menghapus duka dan kehilangan yang dialami para korban.
“Bantuan ini mungkin belum sepenuhnya menghapus duka dan rasa kehilangan yang dirasakan. Namun kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita untuk memenuhi kebutuhan dasar,” katanya.
Siapkan Tim Trauma Healing
Selain bantuan logistik, Polda NTB juga menyiapkan dukungan personel untuk membantu pemulihan kondisi psikologis masyarakat terdampak bencana.
Kalingga mengatakan, sekitar 10 personel psikologi disiapkan untuk memberikan pendampingan melalui kegiatan trauma healing.
“Kami juga menyiapkan tenaga kesehatan dan psikologi untuk membantu saudara-saudara kita melalui trauma healing. Kurang lebih sekitar 10 personel psikologi disiapkan untuk mendukung kegiatan tersebut,” ungkapnya.
Dukungan juga disiapkan dari Satuan Brimob Polda NTB. Personel SAR Brimob berada dalam kondisi siaga dan siap digerakkan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk membantu proses pencarian dan pertolongan di wilayah terdampak.
“Untuk Brimob, kami stand by. Tim SAR senantiasa siap digerakkan untuk membantu rekan-rekan kita di Nusa Tenggara Timur jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” tegas Kalingga.
Di tengah momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolda NTB mengajak masyarakat memperkuat persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama, terutama ketika sebagian masyarakat Indonesia sedang menghadapi bencana.
“Di tengah semangat kemerdekaan, mari kita buktikan kekuatan Indonesia terletak pada persatuan, gotong royong, rasa kemanusiaan, dan kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya.[]
