KUALA SIMPANG — Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan ditunjukkan Budi AW, warga Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Ia turun langsung membersihkan tumpukan sampah liar yang mengotori Jalan S. Parman, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Selasa (18/8/2026).
Lokasi tersebut selama ini kerap dijadikan sebagian warga sebagai tempat pembuangan sampah liar.
Tumpukan sampah yang semakin banyak menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan masyarakat maupun aktivitas para pedagang di kawasan tersebut.
Budi AW mengaku tergerak membersihkan lokasi itu karena prihatin melihat kondisi lingkungan yang dipenuhi sampah.
Menurutnya, kawasan tersebut bukan tempat pembuangan sampah, melainkan areal pertokoan yang berada di pusat Kota Kuala Simpang. Karena itu, kebersihan kawasan tersebut harus menjadi perhatian bersama.
“Ini bukan tempat pembuangan sampah. Kawasan ini berada di pusat kota dan seharusnya tetap bersih agar nyaman bagi masyarakat maupun pedagang,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut. Kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, menurutnya, harus dimulai dari masing-masing individu.
Selain mengimbau masyarakat, Budi juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Tamiang menyediakan tempat pembuangan sampah yang layak, memadai, dan mudah dijangkau masyarakat.
Menurutnya, ketersediaan fasilitas pembuangan sampah yang mudah diakses dapat menjadi salah satu solusi agar warga tidak membuang sampah sembarangan.
Aksi sederhana Budi AW menjadi contoh kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan sekaligus pengingat bahwa menjaga kebersihan kota merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan pemerintah.
Jika kesadaran masyarakat berjalan seiring dengan penyediaan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai, kawasan pusat Kota Kuala Simpang diharapkan dapat tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi warga serta pelaku usaha. (**)
