Selada Hasil Panen Warga Binaan Rutan Mamuju Dukung Penyediaan Pangan Program MBG

Editor: Syarkawi author photo

 


MAMUJU — Hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju kembali memberikan manfaat nyata. 

Selada hasil budidaya Warga Binaan dipanen dan didistribusikan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rangas untuk mendukung penyediaan bahan pangan segar dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Panen selada berlangsung di Area Beranggang Rutan Mamuju, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 14.30 WITA. Hasil panen tersebut selanjutnya diserahkan kepada SPPG Rangas untuk didistribusikan ke dapur MBG dan diolah menjadi bagian dari menu makanan bagi para penerima manfaat.

Kepala SPPG Rangas, Adrianah Raden, mengapresiasi hasil pertanian yang dikembangkan Warga Binaan Rutan Mamuju. 

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi positif antara program pembinaan dengan upaya pemerintah memenuhi kebutuhan pangan bergizi bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi hasil panen selada dari Warga Binaan Rutan Mamuju. Hasil ini akan kami distribusikan ke dapur MBG dan diolah menjadi bagian dari menu makanan bagi penerima manfaat. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Mamuju, Iskandar, S.H., mengatakan budidaya selada merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan bagi Warga Binaan, terutama melalui kegiatan pertanian produktif.

“Panen selada hari ini merupakan salah satu bukti bahwa pembinaan kemandirian Warga Binaan, khususnya di bidang pertanian, dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Selain membekali mereka dengan keterampilan, hasilnya juga dapat mendukung program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi nasional melalui program MBG,” katanya.

Menurut Iskandar, keterlibatan Warga Binaan dalam kegiatan produktif diharapkan dapat meningkatkan keterampilan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemandirian. Bekal tersebut nantinya dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.

Di tempat terpisah, Kepala Rutan Kelas IIB Mamuju, Sudirman, S.E., S.H., mengapresiasi partisipasi aktif Warga Binaan dalam mengembangkan sektor pertanian di lingkungan Rutan.

Ia menegaskan, pembinaan kemandirian tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan, tetapi juga mendorong agar hasil kegiatan tersebut memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.

“Kami tentu sangat mengapresiasi hasil kerja Warga Binaan. Selada yang mereka tanam dan panen hari ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung program MBG. Ini menunjukkan bahwa pembinaan di Rutan Mamuju tidak hanya memberikan keterampilan kepada Warga Binaan, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat,” ujar Sudirman.

Rutan Mamuju berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai kegiatan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. 

Salah satunya melalui sektor pertanian yang tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan, tetapi juga menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan.

Sinergi dengan SPPG Rangas menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat hasil pembinaan tersebut. 

Melalui kerja sama ini, hasil pertanian Warga Binaan dapat berkontribusi langsung dalam penyediaan bahan pangan segar untuk mendukung pelaksanaan program MBG.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan sehingga pembinaan kemandirian Warga Binaan semakin produktif, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini