Tinjau Pengungsi Gempa di Nagekeo, Mendagri Serahkan Bantuan Duka dan Rp100 Juta untuk Desa Waekokak

Editor: Syarkawi author photo

 


NAGEKEO, NTT — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Adwil) Kemendagri Drs. Safrizal ZA, M.Si., melanjutkan peninjauan ke sejumlah wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kali ini, Mendagri meninjau posko pengungsian di Desa Waekokak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan warga terdampak bencana terpenuhi.

Di lokasi pengungsian, Tito mendengarkan berbagai laporan dan keluhan yang disampaikan warga mengenai kondisi mereka setelah gempa. Pemerintah juga terus melakukan pemantauan terhadap kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.

Dalam kunjungan tersebut, Mendagri menyerahkan bantuan duka dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada sejumlah ahli waris korban meninggal dunia akibat gempa. Masing-masing ahli waris menerima bantuan sebesar Rp15 juta.

Selain bantuan duka, Mendagri juga menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta kepada Kepala Desa Waekokak untuk mendukung penanganan kebutuhan masyarakat terdampak bencana di wilayah tersebut.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu pemerintah desa memenuhi kebutuhan masyarakat selama berada di lokasi pengungsian.

Pemerintah juga memprioritaskan penambahan bantuan kebutuhan pokok, terutama sembako dan air minum bagi masyarakat. Bantuan berupa tenda dan selimut juga akan terus dioptimalkan untuk mendukung kebutuhan warga yang masih bertahan di posko pengungsian.

Selain kebutuhan dasar, pemerintah turut memperhatikan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan warga.

Mendagri mencontohkan upaya pemulihan yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan), khususnya dalam mengatasi persoalan irigasi persawahan dengan memanfaatkan pompa.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi salah satu solusi untuk mengembalikan pasokan air ke lahan pertanian yang terdampak sehingga aktivitas pertanian masyarakat dapat kembali berjalan.

“Dengan dukungan pompa, persoalan pengairan persawahan dapat diatasi sehingga lahan pertanian bisa kembali dialiri dan masyarakat dapat melanjutkan aktivitasnya,” ujar Tito.

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi dalam penanganan dampak gempa di NTT. 

Upaya tersebut tidak hanya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan warga selama masa tanggap darurat, tetapi juga diarahkan untuk mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat dan aktivitas ekonomi pascabencana.

Kunjungan Mendagri ke Desa Waekokak menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan penanganan bencana berjalan secara langsung, cepat, dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini