LANGSA — Wali Kota Langsa mengajak Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Langsa memperkuat kolaborasi dalam membina umat dan menghadirkan gerakan dakwah yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat di tengah perkembangan zaman.
Ajakan tersebut disampaikan dalam rangkaian Pelantikan Pengurus Dewan Dakwah Kota Langsa Periode 2026–2031 yang berlangsung di Aula Gedung SBSN Kuliah Terpadu IAIN Langsa, Rabu (26/8/2026).
Wali Kota Langsa menilai keberadaan Dewan Dakwah memiliki posisi strategis dalam membangun kehidupan keagamaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial masyarakat. Menurutnya, dakwah tidak cukup hanya menyampaikan pesan-pesan keagamaan, tetapi juga harus mampu memberikan pencerahan dan solusi terhadap persoalan yang dihadapi umat.
“Dakwah harus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya menyampaikan ceramah, tetapi juga memberikan pencerahan, membangun kepedulian dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan umat,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap kepengurusan Dewan Dakwah yang baru dapat membangun komunikasi dan sinergi dengan Pemerintah Kota Langsa, lembaga pendidikan, ulama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemuda, serta berbagai elemen lainnya.
Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar program pembinaan umat dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Di tengah perkembangan era digital, kemajuan teknologi dan perubahan sosial yang berlangsung cepat, gerakan dakwah juga dituntut untuk terus beradaptasi. Para dai diharapkan mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi sekaligus menyebarkan nilai-nilai Islam yang sejuk, moderat dan mencerdaskan.
Dakwah juga diharapkan memberi perhatian terhadap pembinaan generasi muda, ketahanan keluarga, pendidikan, moralitas, kepedulian sosial, serta berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua Dewan Dakwah Kota Langsa Periode 2026–2031, Dr. Suhaily Sufyan, Lc., MA, bersama jajaran pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu menerjemahkan semangat tersebut melalui program-program yang konkret dan berkelanjutan.
Dengan terbangunnya sinergi antara pemerintah dan Dewan Dakwah, gerakan dakwah di Kota Langsa diharapkan semakin kuat dan tidak hanya berpusat di masjid maupun majelis taklim, tetapi juga hadir di lingkungan pendidikan, keluarga, masyarakat, serta ruang digital.
Dakwah yang dibutuhkan saat ini adalah dakwah yang dekat dengan umat, memahami persoalan masyarakat dan mampu menghadirkan solusi berdasarkan nilai-nilai Islam.
(Rifan Basajan)
