KUTACANE – Babinsa yang tergabung dalam Satgas Jembatan Gantung bersama warga bergotong royong membersihkan lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan jembatan gantung di Desa Rambung Jaya, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan awal sebelum pembangunan jembatan dimulai. Pembersihan dilakukan dengan menyingkirkan semak belukar, tumbuhan liar, sampah, serta berbagai material yang dapat menghambat proses pekerjaan.
Sejak pagi, personel TNI bersama warga bahu-membahu menata area calon pembangunan jembatan. Selain membersihkan lahan, mereka juga merapikan akses menuju lokasi agar lebih siap digunakan untuk tahapan pekerjaan berikutnya.
Babinsa Satgas Jembatan Gantung, Serda Dedi Sabara, mengatakan pembersihan lahan menjadi langkah awal untuk memastikan lokasi pembangunan dalam kondisi siap dan tertata.
“Pembersihan lahan ini merupakan bagian dari persiapan awal sebelum pembangunan jembatan gantung dilaksanakan. Kami bersama masyarakat berupaya menyiapkan lokasi sebaik mungkin agar tahapan pembangunan nantinya dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” ujar Serda Dedi.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur di desa. Selain membantu pekerjaan persiapan, gotong royong juga menjadi sarana mempererat komunikasi serta kebersamaan antara Babinsa dan warga.
“Pembangunan akan lebih baik apabila mendapat dukungan dari masyarakat. Karena itu, kami mengajak warga bersama-sama mendukung setiap tahapan pembangunan dan nantinya ikut menjaga serta merawat fasilitas yang telah dibangun,” tambahnya.
Rencana pembangunan jembatan gantung tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat Desa Rambung Jaya.
Keberadaan jembatan nantinya diharapkan mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mengakses fasilitas umum serta mendukung kegiatan sosial dan perekonomian.
Antusiasme warga terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka secara sukarela mengambil bagian dalam membersihkan semak, memotong tumbuhan liar, mengumpulkan sampah, serta merapikan area sekitar lokasi pembangunan.
Bagi Babinsa, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan teritorial melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
Kehadiran di tengah warga sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan mengetahui berbagai kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.
Serda Dedi juga mengingatkan warga agar tetap mengutamakan keselamatan selama melakukan aktivitas di sekitar lokasi pembangunan serta menjaga kebersihan lingkungan.
“Harapan kita, seluruh proses pembangunan nantinya berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Jembatan ini bukan hanya sebagai sarana penghubung, tetapi juga diharapkan dapat mendukung kemudahan akses dan aktivitas warga Desa Rambung Jaya,” tuturnya.
Kegiatan gotong royong tersebut menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus langkah awal dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di Desa Rambung Jaya, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara.[]
