Pidie – Dalam rangka memantau ketersediaan bahan pangan pokok sekaligus memastikan kondisi stok beras di wilayah binaan, Babinsa Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie, Serka M. Muslim, melaksanakan pengecekan langsung ke kilang penggilingan padi INDOSIAR milik warga, Muhammad Rifaldi, di Desa Tangkueng, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Babinsa dalam memantau perkembangan sektor pertanian dan ketersediaan pangan di wilayah Kecamatan Sakti.
Beras merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat yang harus tersedia secara memadai, sehingga pemantauan stok di tingkat penggilingan menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi ketersediaan beras secara langsung di lapangan.
Dalam kunjungannya, Serka M. Muslim melakukan komunikasi dengan pemilik kilang sekaligus melihat secara langsung kondisi stok beras yang tersedia.
Selain mengecek jumlah dan ketersediaan beras, Babinsa juga menggali informasi mengenai aktivitas penggilingan, kondisi hasil panen petani, serta distribusi beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kecamatan Sakti dan wilayah sekitarnya.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, stok beras yang tersedia di Kilang Penggilingan Padi INDOSIAR masih dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya warga Kecamatan Sakti. Bahkan, ketersediaan tersebut masih memungkinkan untuk dipasarkan ke sejumlah wilayah kecamatan tetangga.
Serka M. Muslim menyampaikan bahwa pemantauan stok beras secara langsung perlu dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi ketersediaan pangan di wilayah.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menjalin komunikasi dengan pelaku usaha penggilingan padi dan masyarakat yang bergerak di sektor pertanian.
“Dari hasil pengecekan, stok beras di kilang ini masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Kecamatan Sakti. Ketersediaannya juga masih memungkinkan untuk dipasarkan ke wilayah kecamatan sekitar. Hal ini tentu menjadi informasi positif dalam upaya menjaga ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat,” ujar Serka M. Muslim.
Ia menjelaskan, kondisi pertanian di Kecamatan Sakti saat ini masih menunjukkan aktivitas panen di sejumlah desa. Bahkan, terdapat beberapa desa yang baru mulai memasuki masa panen.
Kondisi tersebut diharapkan dapat terus mendukung ketersediaan gabah dan beras di wilayah sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Menurutnya, keberadaan kilang penggilingan padi memiliki peran penting dalam mendukung rantai pasok pangan. Hasil panen petani dapat diproses menjadi beras dan selanjutnya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi dengan pemilik kilang maupun para petani perlu terus dibangun agar perkembangan ketersediaan pangan dapat dipantau dengan baik.
Serka M. Muslim juga mengapresiasi para petani dan pelaku usaha penggilingan padi yang terus berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan di wilayah Kecamatan Sakti. Ia berharap aktivitas pertanian dan penggilingan padi dapat berjalan dengan lancar sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung perekonomian warga.
Kegiatan pengecekan tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial Babinsa.
Dengan turun langsung ke lapangan, Babinsa tidak hanya mengetahui kondisi keamanan dan sosial masyarakat, tetapi juga dapat memantau perkembangan berbagai sektor yang berkaitan dengan kehidupan warga, termasuk bidang pertanian dan ketahanan pangan.
Danramil 12/Sakti Kapten Inf Dwi Santosa menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong para Babinsa untuk aktif melakukan pemantauan kondisi pangan di wilayah binaan.
Menurutnya, ketersediaan bahan pangan merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan bersama, terutama dalam memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
“Pemantauan secara langsung di lapangan merupakan bagian dari upaya kami untuk mengetahui kondisi ketersediaan pangan secara aktual. Kami akan terus menjalin komunikasi dengan petani, pemilik kilang, dan masyarakat sehingga perkembangan stok pangan di wilayah dapat diketahui dengan baik,” ujar Kapten Inf Dwi Santosa.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI, petani, pelaku usaha penggilingan, pemerintah desa, dan seluruh pihak terkait sangat diperlukan dalam menjaga kelancaran distribusi pangan.
Dengan koordinasi yang baik, diharapkan tidak terjadi kendala dalam pemenuhan kebutuhan beras masyarakat.
Selain memastikan ketersediaan beras, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan keyakinan kepada masyarakat bahwa kondisi stok pangan di wilayah terus dipantau.
Dengan adanya informasi yang diperoleh langsung dari lapangan, berbagai perkembangan terkait ketersediaan pangan dapat menjadi bahan koordinasi untuk langkah-langkah selanjutnya.
Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie berkomitmen untuk terus mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah binaan.
Pemantauan secara rutin akan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ketersediaan bahan pangan serta memperkuat hubungan antara TNI dengan masyarakat.
Kegiatan pengecekan stok beras di Kilang Penggilingan Padi INDOSIAR, Desa Tangkueng, berlangsung dengan aman dan lancar.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa stok beras masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Kecamatan Sakti dan masih berpotensi memenuhi permintaan dari wilayah sekitar, sementara sebagian desa lainnya mulai memasuki masa panen yang diharapkan semakin memperkuat ketersediaan beras di wilayah tersebut.[]
