![]() |
| Ketua IDI Aceh Besar, dr. Aidil saat menyampaikan sambutan pada pelantikan Pengurus IDI Aceh Besar periode 2026-2029, di Orion Hall Darul Imarah, Aceh Besar, Sabtu (11/9/2026). Foto: Mitraberita |
ACEH BESAR — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Aceh Besar menegaskan komitmennya memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Ketua IDI Aceh Besar, dr. Aidil Fitria, mengatakan tantangan sektor kesehatan saat ini semakin kompleks. Selain dituntut memberikan pelayanan terbaik, tenaga medis juga perlu memahami aspek hukum agar dapat menjalankan profesinya secara profesional.
“Kami siap bermitra,” kata Aidil saat menyampaikan sambutan pada pelantikan Pengurus IDI Aceh Besar periode 2026-2029 di Orion Hall, Darul Imarah, Aceh Besar, Sabtu (12/9/2026).
Pelantikan tersebut dirangkai dengan Seminar Hukum Kesehatan yang mengusung tema “Memperkuat Solidaritas Profesi, Menjunjung Etika Kedokteran serta Sinergi Meningkatkan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat Aceh Besar”.
Menurut Aidil, perkembangan informasi yang begitu cepat membuat tenaga kesehatan semakin rentan menghadapi persoalan hukum. Kondisi tersebut tidak hanya menyangkut dokter, tetapi juga rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
“Sekarang informasi berkembang begitu cepat, sehingga kita IDI sangat rawan dengan masalah hukum, termasuk rumah sakit, puskesmas. Karena itu kita rangkai dengan seminar hukum agar kita lebih aman, paham hukum dan tidak merasakan was-was,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemahaman terhadap aspek hukum menjadi bagian penting dalam mendukung tenaga kesehatan menjalankan tugas secara profesional sekaligus menghadapi berbagai persoalan yang mungkin muncul dalam pelayanan kepada pasien.
Soroti Imunisasi dan Stunting
Di sisi lain, Aidil menyebut masih terdapat sejumlah persoalan kesehatan yang perlu menjadi perhatian bersama di Aceh Besar. Di antaranya cakupan imunisasi dan penanganan stunting yang belum mencapai target.
Karena itu, IDI Aceh Besar mendorong penguatan kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Aceh Besar dan instansi terkait lainnya.
Menurut Aidil, persoalan kesehatan masyarakat tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak. Dibutuhkan kerja sama lintas sektor agar berbagai program kesehatan dapat berjalan lebih efektif.
“Kita harapkan teman-teman IDI Aceh Besar berkolaborasi dengan Dinkes Aceh Besar dan instansi lain,” ujarnya.
Ia berharap sinergi tersebut semakin memperkuat kontribusi dokter dan tenaga kesehatan dalam menjawab berbagai persoalan kesehatan masyarakat.
“Dengan dukungan teman-teman, semoga nanti kita bisa berbuat semakin baik bagi masyarakat,” kata Aidil.
Aidil juga berharap IDI Aceh Besar mendapat masukan dan arahan dari Bupati Aceh Besar dalam menjalankan berbagai program ke depan.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah penting untuk memperkuat peran organisasi profesi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat.
“Kami juga harapkan masukan dan arahannya dari Bupati, sehingga bisa terus memberikan kontribusi baik bagi masyarakat,” pungkasnya.[]
