Polda Jambi dan Polres Muaro Jambi Cek Karhutla 20 Hektare di Sungai Aur

Editor: Syarkawi author photo


MUARO JAMBI — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Muaro Jambi diperkuat melalui sinergi TNI-Polri, Manggala Agni, pemerintah daerah, masyarakat, dan perusahaan di sekitar lokasi kebakaran.

Pada Sabtu (12/9/2026), Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto, S.I.K., M.H., bersama Dansat Brimob Polda Jambi Kombes Pol. Budi Hidayat, S.I.K., dan Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung mengecek lokasi karhutla di Desa Sungai Aur, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.

Kegiatan diawali dengan kedatangan Karo Ops Polda Jambi di Mapolsek Kumpeh Ilir sekitar pukul 09.30 WIB. Kapolres Muaro Jambi tiba sekitar pukul 09.40 WIB, disusul Dansat Brimob Polda Jambi beserta personel sekitar pukul 10.00 WIB.

Dari Mapolsek Kumpeh Ilir, rombongan menuju Posko Manggala Agni di Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Sekitar pukul 11.40 WIB, rombongan mengecek sejumlah peralatan dan sarana pendukung penanganan kebakaran di lahan gambut.

Peralatan yang diperiksa antara lain Nozel SUNBUT (Suntik Gambut), semprot punggung atau Jet Shoter, serta cairan pemadam khusus lahan gambut X-Fire.

Setelah itu, sekitar pukul 11.50 WIB, rombongan melanjutkan perjalanan menuju lokasi kebakaran di Desa Sungai Aur. Mereka tiba sekitar pukul 12.35 WIB dan langsung mengecek area terdampak sekaligus memantau proses pemadaman dan pendinginan yang dilakukan tim gabungan.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga melakukan uji coba penggunaan cairan pemadam X-Fire menggunakan peralatan semprot punggung atau Jet Shoter untuk mendukung penanganan kebakaran di lahan gambut.

Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah mengatakan penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Pemadaman dilakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta perusahaan di sekitar lokasi.

“Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh pihak agar api dapat segera dipadamkan dan tidak meluas,” ujar Bayu.

Pemadaman di Desa Sungai Aur melibatkan tim gabungan dari TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD, MPA Desa Sungai Aur, RPK PT JBP, dan RPK PT BBS.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare. Tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

Pengecekan dan penanganan karhutla berlangsung hingga sore hari. Sekitar pukul 16.30 WIB, rombongan meninggalkan lokasi dalam kondisi aman dan terkendali.

Polres Muaro Jambi bersama seluruh unsur terkait akan terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla, terutama di wilayah yang memiliki potensi kebakaran lahan. Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi masyarakat sekaligus mencegah meluasnya dampak kebakaran terhadap lingkungan.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini