Tinjau Rakor TP PKK Aceh, Kak Na: Tugas Berat Menanti, Perkuat Koordinasi

Editor: Syarkawi author photo

 


BANDA ACEH – Ketua TP PKK Aceh Marlina Usman mengingatkan seluruh kader TP PKK se-Aceh untuk tetap semangat menghadapi berbagai tantangan ke depan. Selain menjalankan 10 Program Pokok PKK, kader juga dituntut berperan dalam pemulihan pascabencana, penanganan stunting, serta berbagai program pemerintah lainnya.

Hal itu disampaikan Marlina Usman saat meninjau pelaksanaan Rapat Koordinasi Pokja I, II, III, dan IV TP PKK Aceh di Aula Azana Oasis Hotel, Banda Aceh, Minggu (13/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kak Na didampingi Ketua Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah serta sejumlah Ketua TP PKK kabupaten dan kota se-Aceh.

“Selain 10 Program Pokok, kita juga memiliki tantangan dan tugas berat, mulai dari membantu upaya pemulihan pascabencana, penanganan stunting, serta sejumlah kegiatan lainnya. Karena itu, kami mengimbau seluruh pengurus TP PKK Aceh serta seluruh kader PKK se-Aceh untuk tetap semangat, menjaga kekompakan, dan memperkuat koordinasi,” ujar Kak Na.

Menurutnya, koordinasi tidak cukup hanya dilakukan di internal TP PKK, tetapi juga perlu diperkuat dengan berbagai sektor dan instansi pemerintah.

“Perkuat koordinasi bukan hanya antar-TP PKK, tetapi lintas sektor dan lintas instansi. Cari terus peluang di mana PKK bisa hadir dan turut berperan, baik dalam program pemulihan bencana maupun program lainnya yang sedang dijalankan pemerintah,” katanya.

Kak Na juga menekankan pentingnya penguatan program penanganan stunting di seluruh Aceh. Ia meminta seluruh kader di kabupaten dan kota untuk mengoptimalkan peran masing-masing dalam mendukung program tersebut.

“Hari ini hadir sejumlah Ketua TP PKK kabupaten dan kota yang juga menjabat sebagai Ketua Forikan dan Pembina Posyandu di daerah masing-masing. Mari kita sinergikan berbagai program yang ada, perkuat kampanye dan promosi Gemarikan, serta terus gaungkan enam Standar Pelayanan Minimal Posyandu di daerah masing-masing,” ujarnya.

Ia menilai koordinasi menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan berbagai program, terutama karena tugas Posyandu saat ini semakin luas dan kompleks.

“Terus perkuat koordinasi. Saya yakin masih banyak instansi yang belum memahami tugas Posyandu yang semakin luas dan kompleks. Sekali lagi, koordinasi menjadi kunci bagi suksesnya program-program kita dan tentu saja program-program yang dijalankan pemerintah,” pungkas Kak Na.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini