Nasir Nurdin Kantongi 121 Dukungan, Bidik Periode Kedua Pimpin PWI Aceh

Editor: Syarkawi author photo

 


BANDA ACEH – Nasir Nurdin kembali maju sebagai bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh periode 2026–2031. 

Petahana Ketua PWI Aceh periode 2021–2026 itu mengklaim telah mengantongi 121 dukungan anggota sebagai modal menghadapi Konferensi Provinsi (Konferprov) XIII PWI Aceh.

Dukungan tersebut disampaikan Nasir dalam konferensi pers yang dirangkai dengan silaturahmi tim pemenangan di Warkop Rex Premium Kopi, Peunayong, Banda Aceh, Sabtu (17/10/2026).

Nasir mengatakan, dukungan itu dihimpun bersama tim sejak dirinya mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua PWI Aceh pada 5 Oktober 2026 di Sekretariat Panitia Konferprov XIII PWI Aceh.

“Sejak saya mengambil formulir tanggal 5 Oktober sampai dengan kemarin tanggal 16 Oktober, saya dan tim pemenangan telah mengumpulkan sekitar 121 dukungan,” kata Nasir.

Meski demikian, berdasarkan rekapitulasi Tim Pemenangan hingga Jumat (16/10/2026), jumlah dukungan yang tercatat mencapai 118 anggota. Angka tersebut masih berpotensi mengalami penyesuaian sebelum seluruh dokumen dukungan diverifikasi oleh panitia.

Jumlah tersebut telah melampaui persyaratan minimal pencalonan sebesar 10 persen dari total 320 anggota pemegang Kartu Biasa yang masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS), yakni 32 dukungan.

Nasir menegaskan kesiapannya mengikuti seluruh tahapan pencalonan sesuai ketentuan yang ditetapkan Steering Committee (SC).

“Saya siap melaksanakan tahapan-tahapan yang sudah ditetapkan oleh SC,” tegasnya.

Berharap Dukungan Jadi Ikhtiar Bersama

Dalam kesempatan itu, Nasir menyampaikan apresiasi kepada anggota PWI Aceh dari berbagai kabupaten dan kota, para simpatisan, sahabat, serta seluruh pihak yang telah memberikan doa dan dukungan terhadap pencalonannya.

Ia berharap dukungan tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat organisasi dan melanjutkan komitmen membangun PWI Aceh apabila kembali dipercaya memimpin untuk periode kedua.

“Saya menyampaikan terima kasih. Mudah-mudahan dukungan yang diberikan kawan-kawan, juga dukungan dari kawan-kawan kabupaten dan kota, ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk kebaikan PWI Aceh ke depan, insya Allah,” ungkapnya.

Tim Pemenangan Siapkan Bukti Dukungan

Tim Pemenangan Nasir Nurdin dipimpin Jufrizal dari media Kanalinspirasi.com sebagai ketua, dengan Abdul Hadi dari Aceh TV sebagai sekretaris. 

Tim tersebut turut diperkuat dua penasihat, yakni wartawan senior Muhammad Saleh dari Modus Aceh dan pendiri The Aceh Post, Muhammad Balia.

Dalam kesempatan tersebut, Nasir menyerahkan Surat Keputusan (SK) Tim Pemenangan kepada Jufrizal sebagai penanda resmi penugasan tim untuk mengoordinasikan dukungan dan mengawal tahapan pencalonan hingga Konferprov XIII PWI Aceh.

Jufrizal mengatakan, dukungan yang dihimpun berasal dari anggota PWI Aceh di berbagai kabupaten dan kota. Bukti dukungan beserta kelengkapan persyaratan lainnya disiapkan untuk diserahkan kepada SC guna menjalani proses verifikasi.

“Atas nama Tim Pemenangan, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota PWI Aceh yang telah memberikan dukungan kepada Nasir Nurdin,” ujarnya.

Ia menegaskan, dukungan tersebut bukan sekadar angka, melainkan amanah dan kepercayaan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

Karena itu, Jufrizal mengajak seluruh pendukung untuk tetap solid, menjaga suasana kondusif, menghormati kandidat lain, serta mengikuti setiap tahapan konferensi dengan menjunjung tinggi profesionalisme dan persaudaraan sesama insan pers.

“Kontestasi ini bukan semata-mata tentang siapa yang menang, tetapi juga tentang bagaimana kita bersama-sama menjaga marwah, kekompakan, dan masa depan organisasi PWI Aceh,” katanya.

Sebagai informasi, selain menjabat Ketua PWI Aceh periode 2021–2026, Nasir Nurdin juga dikenal sebagai pemimpin redaksi The Aceh Post dan PortalNusa.com.

Konferprov XIII PWI Aceh untuk periode kepengurusan 2026–2031 menjadi momentum bagi anggota PWI Aceh untuk menentukan kepemimpinan organisasi selama lima tahun mendatang.

Seluruh tahapan pencalonan diharapkan berlangsung tertib dan demokratis sesuai mekanisme organisasi, dengan tetap mengedepankan solidaritas serta menjaga marwah profesi wartawan di Aceh. []

Share:
Komentar

Berita Terkini