BANDA ACEH – Pembukaan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi Ke-II Tahun 2026 di Kompleks Pekan Kebudayaan Aceh (PKA), Jalan Teuku Umar, Kota Banda Aceh, berlangsung aman dan tertib pada Jumat malam (9/10/2026).
Untuk memastikan kelancaran kegiatan tersebut, Polda Aceh mengerahkan 1.820 personel gabungan guna mengamankan jalannya acara serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada para ulama, tamu undangan, dan masyarakat yang hadir.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, pengerahan personel merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran kegiatan keagamaan berskala internasional tersebut.
“Polda Aceh siap hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kami ingin para ulama, tamu undangan, serta masyarakat dapat mengikuti kegiatan ini dengan nyaman, tanpa merasa khawatir terhadap gangguan keamanan,” ujar Joko dalam keterangannya seusai pembukaan muzakarah.
Ia menjelaskan, pengamanan dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan humanis, sikap santun, serta kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, kegiatan yang mempertemukan ulama dari berbagai negara tersebut membutuhkan kesiapan personel dan koordinasi lintas sektor agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung sesuai rencana.
Polda Aceh juga bersinergi dengan TNI dan unsur terkait lainnya untuk memastikan pengamanan berjalan optimal, sekaligus menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.
“Kami dari Polda Aceh, dengan dukungan TNI dan unsur terkait lainnya, berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui pengamanan yang profesional dan humanis, kami berharap kegiatan Muzakarah Internasional ini dapat berlangsung dalam suasana damai, penuh kekhusyukan, dan membawa manfaat bagi umat,” tambahnya.
Joko turut mengajak seluruh pihak, termasuk panitia, peserta, dan masyarakat, untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta memelihara suasana yang aman dan kondusif selama Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi Ke-II Tahun 2026 berlangsung.
Dengan pengamanan yang terkoordinasi, diharapkan seluruh agenda muzakarah dapat berjalan lancar sehingga para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tenang dan khidmat.[]
