Keberhasilan Satreskrim Aceh tengah,dalam mengungkap beberapa kasus Curanmor Dan Pembobol Toko Henpon Dan Hewan Ternak.

Editor: Serikat Aceh. author photo

Keberhasilan Satreskrim Aceh tengah,dalam mengungkap beberapa kasus  Curanmor Dan Pembobol Toko Henpon Dan Hewan Ternak.

Takengon-meuligoeaceh.com

Menindaklanjuti atas laporan beberapa masyarakat Aceh tengah, tentang tindak pidana pencurian terkait kasus curanmor, pembongkaran toko handphone dan ternak sapi.

tersangka inisial DZ melakukan pencurian dengan cara inisial DZ pada hari Minggu tanggal 05 September 2021 sekitar pukul 13:30 wib.pergi ke acara pesta saudaranya yang berada di kampung mongal kecamatan bebesen Kabupaten Aceh Tengah dan melirik Honda Scoopy yang sedang terparkir di acara pesta dan melihat kunci sepeda motor yang ada di lubang kunci bagasi nya.dan langsung inisial DZ mengambil nya,

pada hari Rabu tanggal 08 September 2021 pukul 14:00 wib.tersangka DZ didepan kafe idola resto,melancarkan aksi nya dengan kunci yang telah di ambilnya terlebih dahulu dan berhasil membawa sepeda motor Scoopy tersebut,

Rabu tanggal:06 Oktober 2021 sekitar pukul 08:30 wib.tersangka DZ  melakukan aksi dengan cara mengambil konci Kontak sepeda motor yang terparkir di samping toko obat Malim dewa pas di depan bengkel mengincar 1 (satu) nyunit sepeda motor Honda  CRF, kemudian tersangka pada hari Rabu tanggal 13 Oktober 2021 sekitar pukul 12.00 wib. kembali lagi memantau keberadaan motor tersebut dan memastikan motor tersebut ada dan terparkir di bagian belakang bengkel dan dengan kunci yg sudah terlebih dahulu di ambil dengan mudah nya tersangka membawa kabur sepeda motor incaran nya.

inisial DZ selalu melancarkan aksi nya dengan cara yang sama di beberapa tempat yang berbeda  dengan cara mengambil kunci motor yang dilupakan pemilik nya yang tertinggal lalu tersangka mengambil dahulu lalu beberapa hari jedapan tersangka menjalankan aksi nya dengan terencana dan berhasil mencuri 7 yunit sepada motor, tersangka dikenakan pasal 362 KUHP pidan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,

dan terhadap saudara ISKANDAR sudah di masukan dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh polres Aceh tengah Sebagaimana dimaksud dalam pasal 480 KUHP pidana sebagai penadah barang hasil curian.


inisial N tersangka pencurian hp di counter TECNO CELULAR  dengan cara menggunakan gunting besi yang tersangka N bawa sebelumya  dan melakukan aksi nya dengan menggunting gembok counter pada hari Kamis tanggal 30 September 2021 sekitar pukul  02:30 wib. bertempat di kampung kemili kecamatan Bebesen kabupaten Aceh tengah berhasil membawa 6 (enam) Hp.OPPO  dengan tipe yang berbeda beda dan 3 (tiga)unit Power Bank dan uang sebesar Rp.10.000.000 (sepuluh juta rupiah) yang ada di dalam laci yang tidak di kunci pemilik toko dan uang hasil curian tersangka inisial N sudah menghabiskan uang hasil curian nya tersangka sebelum nya.tersangka di kenakan  pasal  363 ayat (2)KUHP Pidana dengan ancaman hukuman 9 (sembilan) Tahun penjarahan.

tersangka inisial (I) yang mencuri  1(Satu) ekor sapi pada hari Sabtu tanggal 06 Nopember 2021 sekitar pukul 18:30 wib.yang bertempat  di kampung simpang  III Uning kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah, dengan memakai 1(Satu) unit Mobil No polisi BL 8155 GI dan satu unit sepeda motor No.polisi BL.5980 GAC dan 1(Satu) gulung tali jenis nilon. dikenakan pasal 363 ayat 1(satu) KUHP Pidana Denga  ancaman 7 (Tujuh) tahun penjara.

tersangka inisial FPP adalah tersangka penggelapan  pada hari saptu tanggal 15 Nopember 2021 sekitar pukul 22:00 wib.yang bertempat di kampung Nunang antara kecamatan bebesen Kabupaten Aceh Tengah tersangka inisial  FPP meminta kunci mobil kepada korban dengan alasan tersangka ingin membeli obat ke terminal dan korban juga langsung memberi konci mobil nya tersebut ternyata tersangka membawa mobil korbanya ke kota Langsa untuk jumpa dengan ibuk kandung tersangka yang berada di kota Langsa denga beberapa teman tersangka dan sekitar pukul 13:00 wib.tersangaka sampai dirumah ibunya dan sekitar pukul 15:00 wib. tersangka kembali ketakengon pukul 04:00 wib.istri korban menanyakan keberadaan tersangka di karenakan tersangka tidak kunjung pulang,dan kemudian pukul 01:00 wib.tersangaka kembali ke Nunang antara kerumah korban dan langsung memarkirkan mobil di rumah korban dan langsung tidur di dalam rumah korban.
tersangaka dikenakan pasal 378 KUHP Pidana dengan ancaman bukan 4 (empat) tahun penjara.

Kapolres aceh tengah Akbp Nurochman Nulhakim, S,IK Juga menyampaikan kepada pihak media yang sedang melakukan kompresi pres di halaman polres Aceh tengah, Kapolres aceh tengah Akbp Nurochman Nulhakim, S,IK menyampaikan Himbauan kepada segenap masyarakat kabupaten Aceh tengah agar lebih berhati-hati lagi untuk tidak meninggalkan kunci yang bisa menbulkan niat para pelaku yang memanpatkan kedaan itu perlu nya kewaspadaan dan menjaga kendaraan pribadinya dan untuk menghindari niat para pelaku kita harus lebih waspada lagi perlu nya kita membuat kunci ganda kendaraan kita agar mengurungkan niatnya para pelakunya tersebut.


Riga

Share:
Komentar

Berita Terkini