“Selama 2021, Zakat dan Infak yang Terkumpul Capai Rp86 Miliar

Editor: Syarkawi author photo

 

Banda Aceh — Zakat dan infak yang terkumpul selama tahun 2021 mencapai Rp86,4 miliar, dengan rician zakat sebanyak Rp59,1 miliar dan infak Rp27,2 miliar.

Pencapaian tersebut meningkat dibandingkan tahun 2020, di mana zakat yang terkumpul saat itu sebanyak Rp57,5 miliar dan infak Rp24,9 miliar dengan totalnya berjumlah Rp82,5 miliar.

“Alhamdulillah, zakat dan infak yang terkumpul di tahun 2021 melebihi capaian tahun 2020. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para muzaki yang telah menyetorkan zakatnya dan juga kepada para munfiq yang telah menyerahkan infaknya. Semoga Allah menambahkan rizkinya dan permudahkan segala urusannya,” kata Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh (BMA), Rahmad Raden, Rabu (26/01/2022).

Rahmad Raden menjelaskan zakat dan infak tersebut sebagiannya berasal dari ASN di lingkungan Pemerintahan Aceh yang dikumpulkan melalui Bendahara Umum Aceh (BUA). Selain itu juga melalui konter resmi di kantor BMA dan rekening penampungan lainnya.

“Masyarakat umum, ada yang langsung menyetorkannya melalui konter di kantor BMA dan juga rekening penampungan lainnya. Adapun konter BMA, buka setiap hari kerja dan melayani pada jam kerja,” jelas Rahmad Raden.

Ia menambahkan saat ini BMA senantiasa meningkatkan berbagai terobosan dan pelayanan yang maksimal, khususnya kepada para muzaki (orang yang berhak mengeluarkan zakat). Salah satunya adalah dengan layanan jemput zakat BMA.

“Kita sangat memahami akan kesibukan dari para muzaki sehingga tidak dapat menyetorkan zakatnya secara langsung ke kantor BMA. Oleh karena itu layanan jemput zakat ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi muzaki untuk menunaikan zakatnya,” kata Rahmad Raden.

Ia menambahkan bagi muzaki yang ingin menunaikan zakatnya, bisa menghubungi layanan jemput zakat BMA di nomor telepon/WhatsApp 08116722229. Selanjutnya tim BMA akan mendatangi alamat para muzaki baik ke rumah, kantor atau tempat lainnya.

“Semakin banyak zakat yang terkumpul, maka akan semakin banyak pula mustahik yang bisa dibantu,” pungkas Rahmad Raden.[*]

Share:
Komentar

Berita Terkini