Sekian Lama Menunggu Waktu Akhirnya Penetapan Venue Terlaksana

Editor: Syarkawi author photo



Banda Aceh - setelah menunggu sekian lama, Pemerintah Aceh telah menetapkan Lokasi Pembangunan Venue dan Pembentukan Panitia Besar atau PB PON 21 Tahun 2024 Aceh-Sumut, Wilayah Aceh. 


◆ Lokasi Pembangunan Stadion Utama telah ditetapkan di Lahan Unsyiah II, yaitu di Kawasan Neuhen, Aceh Besar.


Penetapan dilakukan setelah beberapa diadakan rapat antara Gubernur Aceh, KONI Aceh, Dispora Aceh dan pihak-pihak terkait lainnya. Sebelum ditetapkan, telah terlebih dilakukan kajian secara detail terhadap kondisi lahan tersebut, terutama terkait ketersediaan air.


Hasil penelitian pakar dari Unsyiah, telah ditemukan adanya sumber air yang nantinya dapat menjadi penunjang pelaksanaan PON 2024, dan penunjang bagi fasilitas yang ada dalam area.


◆ Dari penelitian, beberapa sumber air tersebut dapat menghasilkan 300 liter per detik. Artinya akan dapat memenuhi kebutuhan peserta dan tamu undangan saat penyelenggaraan PON 2024 di Aceh.


◆ Venue yang akan dibangun di lahan Unsyiah II diperuntukkan bagi 12 cabang olahraga. Selain itu juga akan dibangun sarana prasarana pendukung lainnya, seperti wisma atlet, mushalla, masjid, dan lahan parkir.


Pemerintah Aceh juga telah menetapkan lima kabupaten/kota yang akan menjadi bagian penyelenggaraan PON 2024. Yaitu, Kota Banda Aceh, Kota Sabang, Aceh Besar, Aceh Tengah dan Bener Meriah.


◆ Dengan telah dilakukannya penetapan tersebut, KONI Aceh berharap, Dispora Aceh dapat segera mendorong percepatan persiapan, terutama terkait penyiapan fasilitas pendukung seperti master plan, DED dan pendukung-pendukung lainnya.


◆ Kita harus fokus dan bergerak cepat agar pembangunan Stadion Utama di Unsyiah II segera dapat dilakukan dengan pembiayaan dari APBN. Baik melalui pemberian stadion dan venue yang sudah jadi, atau dalam bentuk kucuran dana.


Terkait dengan pembentukan PB PON, terdiri dari unsur Pemerintah Aceh, khususnya SKPA-SKPA terkait, KONI Aceh, dan lembaga-lembaga lain yang berkompeten untuk bekerja pada bidang-bidang yang telah dirancang di PB PON tersebut.


PB PON Aceh dipimpin langsung oleh Gubernur Aceh yg didampingi oleh H.Muzakir Manaf sebagai Ketua Harian dan sekretaris umum PB PON dijabat oleh Kadispora Aceh


◆ Pengusulan nama Tim Inti PB PON sudah kita sampaikan kepada KONI Pusat. Harapannya dalam pekan ini dapat di SK-kan oleh KONI Pusat. 


◆ Kemudian kita akan duduk kembali dengan Pemerintah Aceh dan Pihak-pihak terkait untuk merumuskan langkah-langkah percepatan penyiapan sarana dan prasarana maupun persiapan suksesnya pelaksanaan PON 2024.


Perlu juga kami sampaikan, lahan Unsyiah II telah memiliki legalitas yang sah. Begitu pula rencana pembangunan juga telah dilakukan analisis secara terpadu.


Luas lahan di Unsyiah II yang sudah dibebaskan sebanyak 250 hektar. Dan rencana juga akan dilakukan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini