Diduga Takut Terbongkar Kasus Pengadaan Washtaple Kadis BPMD Aceh Tamiang Minta Dipukul Wartawan

Editor: Bidik 8ndonesi.cim author photo


Aceh Tamiang ,Maligoe Aceh


Diduga  Kadis Badan' Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang provinsi Aceh sangkin takutnya terbongkar dugaan  Kasus mark"up pengadaan wastple di setiap Kampung (Desa ) di Aceh Tamiang beberapa waktu lalu  Inisial MD menutupi dengan Kemarahannya ketika di konfirmasi dengan  memancing emosi wartawan minta dipukul

Dengan tujuan kalau di pukul mau jebak Wartawan lapor ke Polisi.  


Peristiwa tersebut terjadi ketika Wartawan Maligoe Aceh Senin/9/01/2023 pukul 02.45 wib mendatangi kantor BPMD dengan tujuan mengkonfirmasi terkait pengadaan wastple ( alat cuci tangan ) masa covid 19 diduga di mark"up dengan nilai ratusan juta rupiah dari 213 desa di Aceh Tamiang. Pengadaan tanpa proses lelang / Swakelola menggunakan dana ADD ( anggaran dana Desa ) th 2021 diduga dikerjakan oleh BKSDM dengan berdalih dikerjakan pihak ketiga tanpa berani' menjelaskan siapa pihak ketiga yang dimaksud saat di tanyai Wartawan.

Inisial MD sebelumnya sudah ditulis di salah satu media online terkait kasus Bimtek yang menelan dana desa 24 JT per Desa dari 213 Desa Di Aceh Tamiang tetapi MD Kadis BPMD melobi pimred media online tersebut sehingga berhasil menghapus berita yang sudah di tayangkan denganv berdalih  tidak mengakui percakapannya yang diucapkan pada media pada hal direkam sama oleh Wartawan sehingga Wartawan mengundurkan diri bekerja dari Media online tersebut.


Terkait terjadi pertengkaran di hari Senin 09/01/2023 di gedung kantor  BPMD " Wartawan Maligoe Aceh mempertanyakan  tentang pengadaan wastple di setiap Desa di Aceh Tamiang tetapi MD mengelak dengan nada tinggi mengatakan " tidak ada " !! terapi ketika Wartawan mengatakan yang kutip dana anggota pegawainya sendiri dia menjawab itukan membantu pihak ketiga tanpa berani' menjelaskan  saat diatanya Wartawan siapa pihak ketiga tersebut ,dengan nada ngegas tinggi MD selaku  Pejabat memancing emosi wartawan minta dipukul hingga terjadi pertengkaran yang Sangat memalukan citra seorang pejabat yang bermental bobrok ini.

Padahal Wartawan Maligoe Aceh  telah mengantongi semua kasus pengadaan dana desa terkait Bimtek , pengadaan Buku, pengadaan laptop , pengadaan amplikasi dengan menyerap dana Desa milayatan rupiah di prakarsai MD selaku Kadis  BPMD dan itu sudah jadi rahasia umum di Aceh Tamiang  banyak kasus yang lainya  diciptakan untuk jadi ajang proyek pengadaan setiap tahunnya dengan menyerap dana Desa untuk pemborosan yang tidak penting  padahal dana tersebut digunakan untuk pembangunan Desa demi kepentingan Rakyat bukan untuk tanpa manfaatnya bagi masyarakat Tamiang .


Semua Kasus tersebut  dalam waktu dekat akan dilaporkan oleh Tim wartawan Maligoe Aceh ke KPK tembusan  Kapolri Kementrian DPR-RI dan instansi hukum yang di abggab perlu media akan bekerja sama dengan beberapa LSM dan persatuan pengacara Hukum .( YC 101 )

Share:
Komentar

Berita Terkini