BANDA ACEH – Setiap tanggal 12 November diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN), dan pada tahun 2024 merupakan peringatan yang ke-60 dengan tema “Gerak Bersama Sehat Bersama”. Tema ini memiliki makna pentingnya menjaga kesehatan, mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan, membangun semangat dan optimisme untuk terus sehat, serta mengingatkan pentingnya melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Rumah Sakit Ibu dan Anak sendiri mengadakan beragam kegiatan pada HKN ke 60 Tahun 2024 diantaranya: donor Darah, operasi bibir sumbing, lounching layanan pusat konseling laktasi, bazar dan pasar murah, RSIA menyapa, turnamen tenis meja, turnamen badminton, lomba hand hygiene, lomba penggunaan APAR, pemilihan pegawai favorit, lomba video kreasi, fun bike, fun walk, fun game dan happy gathering.
Rangkaian kegiatan peringatan HKN RSIA sendiri sudah dimulai sejak tanggal 12 November 2024 dengan kegiatan donor darah yang berhasil mengumpulkan 92 kantong darah. Selanjutnya pada tanggal 13 November 2024 Pj. Ketua TP PKK Aceh Safriati membuka rangkaian kegiatan HKN RSIA sekaligus meresmikan layanan konsultasi laktasi.
Dalam sambutannya Safriati menyampaikan “HKN adalah momentum tepat menyosialisasikan PHBS, tentu saja dari lingkup terkecil. Dalam konteks ini kaum Ibu memiliki peran penting menyosialisasikan dan membiasakan PHBS, karena Ibu adalah patron bangsa. Jika keluarga bersih dan sehat, maka lingkungan akan sehat. Jika semua sehat, maka upaya kita mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045 akan terwujud,” ujar Safriati.
Selanjutnya Safriati juga mengapresiasi Duta Hand Higyen RSIA serta mengajak untuk terlibat aktif dalam kampanye di sekolah-sekolah. “Tangan yang bersih adalah awal dari menjaga kesehatan, karena melalui tanganlah asupan makanan masuk ke saluran cerna yang akan mempengaruhi kesehatan tubuh,” kata Safriati.
Tak hanya itu, Safriati juga menyesalkan adanya tren pumping di kalangan ibu-ibu muda. “Pumping mungkin baik untuk asupan bayi, tapi tentu tidak mampu membangun kedekatan emosional antara ibu dengan anak di masa mendatang. Karena itu, jika tidak ada kendala, maka sebaiknya berikan asi kepada anak secara langsung,” imbau Safriati. Safriati juga sangat menyayangkan jika ada kaum ibu yang enggan menyusui anak-anaknya. “Padahal, kolostrum pada ASI merupakan antibodi terbaik untuk membentuk imunitas anak dan hanya ada di ASI.”
Pada kegiatan tersebut, Safriati didampingi Direktur RSIA menyempatkan membagi hadiah kepada anak-anak yang mengikuti lomba mewarnai di RSIA, meninjau kegiatan operasi bibir sumbing dan kegiatan pangan murah serta melihat beberapa layanan unggulan RSIA dan menyapa para dokter dan nakes yang sedang bertugas.[]