Babinsa Koramil 03/Delima, Kodim 0102/Pidie Dampingi Warga dalam Proses Produksi Kerupuk Kulit di Desa Tanjong Reubee

Editor: Syarkawi author photo

 


Pidie – Wujud kepedulian terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, Babinsa Koramil 03/Delima Kodim 0102/Pidie, Koptu Risdian Saputra, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada para pelaku usaha rumahan dalam proses pembuatan kerupuk kulit di Desa Tanjong Reubee, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, pada Rabu (18/6/2025).

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam rangka mendukung program pembinaan teritorial sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan di wilayah binaannya. 

Dengan turun langsung ke lokasi produksi, Babinsa dapat memberikan semangat dan motivasi kepada warga agar terus mengembangkan usaha kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Koptu Risdian Saputra terlihat berbaur dengan para pekerja, membantu beberapa tahapan proses produksi seperti pengeringan kulit, pemotongan, hingga pengepakan kerupuk kulit yang siap dipasarkan. 

Kehadirannya disambut hangat oleh para pekerja dan pemilik usaha, yang merasa senang atas perhatian dan dukungan dari TNI.

“Pendampingan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap usaha masyarakat, terutama usaha rumah tangga yang bergerak di bidang pangan lokal. Selain untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan warga binaan, kami juga ingin mendorong semangat kerja dan kemandirian masyarakat,” ujar Koptu Risdian.

Kerupuk kulit merupakan salah satu produk makanan khas daerah yang memiliki nilai jual cukup tinggi dan menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi sejumlah keluarga di Desa Tanjong Reubee. 

Selain dijual di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Pidie, produk kerupuk kulit dari desa ini juga mulai merambah pasar luar daerah.

Melalui kegiatan seperti ini, Babinsa tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan wilayah, namun juga berperan aktif dalam membantu peningkatan kesejahteraan warga.

Sinergi antara TNI dan masyarakat dalam bidang ekonomi menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung program ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi mikro.

Komandan Koramil 03/Delima, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Babinsa jajarannya. 

Ia menegaskan bahwa setiap Babinsa harus mampu menjadi motor penggerak kemajuan desa, tidak hanya dalam aspek keamanan dan pertahanan, tetapi juga dalam bidang sosial ekonomi.

“Melalui kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat, kita harapkan akan terbangun kemandirian dan ketangguhan desa dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk tantangan ekonomi. TNI selalu siap hadir untuk rakyat dalam berbagai lini kehidupan,” ungkap Danramil.

Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, diharapkan usaha kerupuk kulit di Desa Tanjong Reubee dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. 

Semangat gotong royong, kerja keras, dan dukungan dari semua pihak menjadi kunci dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini