Pidie — Guna memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat, Babinsa Koramil 14/Mila Kodim 0102/Pidie, Sertu Zulfajri, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga Desa Teumeucet, Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie, pada Sabtu (14/6/2025).
Kegiatan Komsos ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial di wilayah binaannya.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Zulfajri mengajak warga untuk selalu menjaga dan membina komunikasi dua arah yang baik antara masyarakat dengan aparat kewilayahan, khususnya Babinsa.
Menurut Sertu Zulfajri, keberhasilan tugas Babinsa dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat tidak terlepas dari peran aktif warga dalam memberikan informasi, saran, dan masukan yang membangun.
Oleh karena itu, komunikasi yang terbuka dan saling menghargai sangat dibutuhkan agar segala persoalan di tengah masyarakat dapat diatasi secara bersama-sama.
"Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat. Saya berharap warga tidak segan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masing-masing. Dengan komunikasi yang baik, segala persoalan bisa segera kita carikan solusi," ujar Sertu Zulfajri di sela-sela kegiatan.
Warga Desa Teumeucet menyambut baik kehadiran Babinsa dan merasa bangga karena aparat TNI senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat.
Salah satu tokoh masyarakat setempat mengungkapkan bahwa komunikasi yang dibangun oleh Babinsa selama ini sangat membantu dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif di desa.
“Kami sangat menghargai kepedulian Babinsa. Kehadiran beliau memberikan rasa aman, dan kami merasa lebih dekat dengan TNI. Harapan kami, sinergi ini terus terjalin demi kemajuan desa,” ucapnya.
Kegiatan Komsos ini juga menjadi wadah untuk saling bertukar informasi dan mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung, sehingga terjalin rasa kebersamaan serta semangat gotong royong yang semakin kuat antara TNI dan rakyat.
Dengan adanya komunikasi sosial yang intensif, diharapkan segala bentuk potensi konflik sosial dapat diminimalisir sejak dini, serta memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat dalam menjaga stabilitas wilayah demi terciptanya ketahanan nasional dari tingkat desa.[]
