![]() |
| Ratu Basyira Balqis Mahasiswa Baru Dari Jurusan TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS, Dok Foto : Ist |
BANDA ACEH – Semangat dan optimisme menyambut dunia perkuliahan ditunjukkan oleh Ratu Basyira Balqis, mahasiswa baru Program Studi Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Aceh.
Melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Saleum Teuka 2026, ia siap memulai perjalanan akademiknya sebagai calon tenaga kesehatan profesional.
Ratu Basyira Balqis mengaku memilih Program Studi Teknologi Laboratorium Medis karena ketertarikannya terhadap dunia kesehatan, khususnya bidang diagnostik laboratorium yang memiliki peran penting dalam menunjang pelayanan medis.
Menurutnya, hasil pemeriksaan laboratorium yang akurat menjadi salah satu faktor utama dalam membantu tenaga kesehatan menegakkan diagnosis, menentukan terapi, serta memantau perkembangan kondisi pasien.
“Di balik setiap tindakan medis yang tepat, terdapat hasil pemeriksaan laboratorium yang akurat dan dapat dipercaya. Karena itu, saya melihat profesi Teknologi Laboratorium Medis memiliki peran yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Ia menilai laboratorium bukan hanya tempat untuk melakukan pemeriksaan sampel menggunakan berbagai peralatan canggih, melainkan juga ruang yang menuntut ketelitian, kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang tinggi.
Menurutnya, setiap data yang dihasilkan dari pemeriksaan laboratorium memiliki dampak besar terhadap pengambilan keputusan medis.
Oleh sebab itu, profesionalisme harus menjadi prinsip utama yang dipegang oleh setiap tenaga laboratorium medis.
Melalui pendidikan yang akan ditempuh di Poltekkes Kemenkes Aceh, Ratu berharap dapat mengembangkan kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia bercita-cita menjadi bagian dari garda pendukung pelayanan kesehatan yang bekerja di balik layar dengan menghasilkan pemeriksaan laboratorium yang cepat, akurat, dan berkualitas guna mendukung pelayanan kesehatan yang optimal.
Ratu juga menyambut pelaksanaan PKKMB dan Saleum Teuka 2026 sebagai momentum penting untuk mengenal lingkungan kampus, memahami budaya akademik, memperluas wawasan, serta membangun hubungan yang baik dengan dosen, senior, dan sesama mahasiswa.
Selain itu, ia berharap dapat membentuk karakter yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.
“Saya siap belajar, berkembang, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk meraih prestasi terbaik. Semoga perjalanan ini menjadi langkah awal menuju cita-cita untuk mengabdi di bidang kesehatan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Dengan semangat dan tekad yang kuat, Ratu Basyira Balqis optimistis dapat menjalani proses pendidikan dengan baik serta menjadi bagian dari generasi tenaga kesehatan yang kompeten dan berdedikasi bagi kemajuan pelayanan kesehatan di Indonesia.[]
