Banda Aceh - Baitul Mal Aceh (BMA) menerima kunjungan silaturahmi dari Baznas Kota Pariaman terkait studi komparatif pengelola zakat
Turut hadir dari Baznas Kota Pariaman balak Boeli Satria,SE Wakil I yang menangani Bagian Pengumpulan, bapak H. Baharuddin, S. PD.i Wakil II menangani Bagian Pendistribusian, bapak Drs. H. Hasan Basri, M. Ag Wakil III yang menangani Administrasi dan bapak H. Deddy Kurniadi, S.Pd.i sebagai Kepala Pelaksana. Ketua Badan BMA, bapak Mohammad Haikal, ST.MIFP, Anggota Badan BMA bapak Muhammad Ikhsan, dan Muchlis Sya'ya, Kabag Umum bapak Didi Setiadi, Kabag Pemberdayaan bapak Abdussalam, Kasubbag HKU ibu Irmawati, Kasubbag Pendistribusian, ibu Yuwita dan Kasubbag Layanan bapak Anwar Ramli ikut menerima kunjungan silaturahmi tersebut.
Baznas Kota Pariaman sangat tertarik dengan pengelolaan zakat di Aceh karena berbeda dengan Baznas Provinsi lain, dimana zakat dan infak merupakan Pendapatan Asli Daerah dan dikelola oleh Pemerintah yang merujuk pada aturan main Pemerintah.
Selain itu, angka pengumpulan infak di Aceh melebihi pengumpulan zakat karena setiap pengadaan Pemerintah Aceh, dikenakan potongan 0.5% sehingga angka pengumpulan infak lebih tinggi
"Tantangan BMK masih banyak, karena potensi zakat di Aceh 2.8 T, namun baru terealisasi 300 M, banyak yang harus dilakukan untuk mencapai potensi tersebut, potensi itu berasal dari zakat perusahaan, instansi vertikal, Individu dan lain lain" papar Haikal
Bapak H. Deddy Kurniadi, S.Pd.I mengatakan bahwa pengelolaan zakat di Baznas Kota Pariaman memegang 3 (tiga) prinsip aman yaitu Aman Regulasi, Aman Syari,i dan Aman NKRI sehingga tujuan kita untuk mencapai kesejahteraan mustahik, berkurang nya angka kemiskinan dapat dilaksanakan dengan aman.
Kota Sabang sebenarnya destinasi utama mereka, selain untuk mempelajari banyak dari BMA, Sabang memiliki angka pengumpulan zakat tertinggi untuk ukuran Kota kecil, sehingga menjadi pilihan Baznas Pariaman.
Silaturahmi ditutup dengan penyerahan cinderamata dan Buku Rekam Jejak BMA yang diserahkan oleh Ketua Badan BMA, bapak Mohammad Haikal, ST. MIFP.[]