Pidie – Dalam upaya memperkuat sinergitas antarinstansi serta mendukung ketahanan pangan di wilayah, Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie bersama Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sakti turun langsung ke lapangan guna menyerap informasi, masukan, serta kendala yang dihadapi para petani. Kegiatan ini dilaksanakan di area persawahan Gampong Barieh, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Kamis (24/7/2025).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan tersebut turut dihadiri oleh Danramil 12/Sakti Kapten Inf Yunus Emha, S.Pd., S.H., Koordinator BPP Kecamatan Sakti Irma Susanti, S.P., M.P., para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Babinsa Koramil 12/Sakti Koptu Dedy Sutarnak, Keujruen Gampong setempat, serta sejumlah masyarakat tani di wilayah Kecamatan Sakti.
Fokus utama kegiatan ini adalah memantau langsung kondisi pertanian, khususnya terkait pengairan sawah yang saat ini menjadi tantangan utama bagi petani.
Dalam diskusi bersama, terungkap bahwa sebagian besar lahan persawahan di wilayah Gampong Barieh, Gampong Riweuk, Gampong Dayah Tuha, Gampong Cot Sukon dan sekitarnya masih menghadapi kendala pengairan akibat terbatasnya pasokan air di tengah cuaca panas yang berkepanjangan.
Saat ini, kondisi tanaman padi tengah berada dalam fase pertumbuhan menuju masa pembuahan, yang membutuhkan suplai air secara optimal.
Para Keujruen Gampong setempat telah berupaya melakukan sistem pengairan secara bergiliran antar gampong untuk mengatasi keterbatasan air tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan perlunya penjadwalan pembagian air secara adil dan teratur guna menghindari potensi konflik atau perebutan sumber air yang bisa memicu polemik di kalangan petani.
Para penerima manfaat air sepakat untuk menjaga kebersamaan dan saling mendukung melalui sistem pembagian air bergilir yang diawasi langsung oleh Keujruen selaku pengatur air gampong.
Lebih lanjut, pentingnya komunikasi lintas kecamatan juga menjadi salah satu poin pembahasan.
Mengingat Kecamatan Sakti berbatasan langsung dengan kecamatan lain yang juga membutuhkan pasokan air dari jalur pengairan yang sama, maka koordinasi terus-menerus sangat diperlukan untuk menjamin pemerataan pasokan air secara adil dan merata, tanpa merugikan pihak manapun.
Sinergitas antara Koramil dan BPP ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mengawal dan mendampingi para petani agar tetap produktif di tengah tantangan iklim dan keterbatasan sumber daya.
Koramil 12/Sakti menyatakan komitmennya untuk terus mendukung ketahanan pangan melalui pendekatan langsung ke masyarakat dan bersinergi dengan instansi terkait lainnya demi kesejahteraan petani di wilayah binaan.[]
