Pidie — Menjelang musim tanam, para petani di Kecamatan Pidie dan Indrajaya dihadapkan pada persoalan serius: saluran irigasi yang kotor, tersumbat lumpur, dan dipenuhi tanaman liar. Kondisi ini menghambat distribusi air ke sawah-sawah mereka, khususnya di sepanjang Gampong Barat Keulibeut, Kecamatan Pidie, hingga Gampong Kubang, Kecamatan Indrajaya.
Merespons keluhan tersebut, Zulfadli, anggota DPRK Pidie dari Fraksi PKB, langsung turun ke lapangan. Ia mendatangkan satu unit excavator untuk mempercepat pembersihan saluran irigasi, sekaligus memastikan air bisa kembali mengalir lancar ke lahan pertanian warga.
Tidak sekadar mengutus alat berat, Zulfadli hadir langsung di lokasi dengan mengenakan pakaian dinas DPRK. Ia memantau jalannya pekerjaan, berdialog dengan operator excavator, dan berkoordinasi dengan warga guna memastikan proses berjalan optimal.
“Petani hanya ingin air bisa mengalir ke sawah. Kalau saluran tersumbat, mereka tidak bisa menanam. Ini kebutuhan mendesak. Kalau kita bisa bantu, itulah yang harus kita lakukan. Ini bagian dari tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat,” ujar Zulfadli di sela kegiatan.
Langkah cepat Zulfadli mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran excavator membantu mempercepat pembersihan dan sekaligus meringankan beban biaya swadaya yang biasanya mereka keluarkan.
“Terima kasih kepada Pak Zulfadli dari PKB DPRK Pidie. Dengan bantuan ini, saluran kembali lancar dan air bisa sampai ke sawah. Kami sangat terbantu,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.
Kini, warga berharap kondisi irigasi yang telah dibersihkan bisa menopang kelancaran musim tanam. Dengan aliran air yang lancar, petani dapat segera mengolah lahan, menanam tepat waktu, dan meningkatkan hasil panen untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Kepedulian Zulfadli dari PKB ini diharapkan menjadi contoh bagi wakil rakyat lainnya. Masyarakat berharap lebih banyak anggota dewan yang hadir langsung dan menghadirkan solusi nyata untuk menjawab persoalan yang dihadapi rakyat di lapangan.[]
