Pidie — Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani, Babinsa Koramil 13/Keumala Kodim 0102/Pidie, Serka Afrizal, melaksanakan kegiatan pendampingan pasca panen padi di Desa Jijiem, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, Kamis (7/8/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD, khususnya melalui peran Babinsa sebagai garda terdepan dalam membina dan membantu masyarakat di wilayah binaannya.
Pendampingan pasca panen dilakukan guna memastikan proses pascapanen berjalan dengan baik dan hasil panen petani dapat diolah serta disimpan secara optimal, sehingga mendatangkan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Dalam kegiatan tersebut, Serka Afrizal turut serta membantu petani dalam proses penjemuran dan pengumpulan gabah, serta memberikan arahan mengenai cara penyimpanan yang baik agar kualitas gabah tetap terjaga hingga siap untuk digiling atau dijual ke pasaran.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kami kepada para petani. Pendampingan tidak hanya dilakukan saat masa tanam, tetapi juga setelah panen, karena proses pasca panen sangat menentukan kualitas dan nilai jual hasil pertanian,” ujar Serka Afrizal.
Ia juga menambahkan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk membantu petani memaksimalkan hasil kerja keras mereka, serta meminimalkan potensi kerugian akibat kesalahan dalam penanganan hasil panen, seperti kerusakan akibat penyimpanan yang tidak tepat atau kurangnya pemahaman tentang teknik pengolahan pascapanen.
Salah satu petani setempat, M. Yunus (55), menyampaikan apresiasinya atas kehadiran dan kepedulian Babinsa yang secara aktif membantu masyarakat tani di lapangan.
“Kami sangat bersyukur dengan kehadiran Pak Babinsa yang selalu siap membantu kami, mulai dari masa tanam sampai panen seperti sekarang ini. Kehadiran beliau memberikan semangat bagi kami dan juga menambah pengetahuan tentang cara merawat hasil panen agar tidak cepat rusak,” ujar M. Yunus.
Sementara itu, Danramil 13/Keumala, menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan pertanian merupakan implementasi dari program ketahanan pangan TNI AD yang telah dicanangkan oleh Komando Atas dan diinstruksikan agar dilaksanakan secara berkesinambungan oleh para Babinsa di seluruh wilayah.
“Babinsa merupakan mitra strategis bagi para petani. Dengan turun langsung ke sawah dan ladang, Babinsa bukan hanya menunjukkan kedekatan TNI dengan rakyat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Danramil.
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut, sehingga terjalin sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan serta mewujudkan desa yang maju dan sejahtera.[]
