Babinsa Koramil 19/Meureudu, Kodim 0102/Pidie Bersama Warga Laksanakan Gotong Royong Pascabanjir di Desa Manyang Cut

Editor: Syarkawi author photo

 


Pidie Jaya — Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pidie Jaya dalam beberapa hari terakhir meninggalkan berbagai dampak, termasuk tumpukan material lumpur, sampah, serta kerusakan ringan pada fasilitas umum dan lingkungan warga. 

Untuk mempercepat proses pemulihan desa terdampak, Babinsa Koramil 19/Meureudu Kodim 0102/Pidie, Serda Jamil, bersama masyarakat Desa Manyang Cut melaksanakan kegiatan gotong royong pascabanjir pada Selasa (09/12/2025).

Kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memulihkan kembali kondisi desa agar dapat kembali berfungsi secara normal. Babinsa bersama warga bahu membahu membersihkan jalan desa, parit yang tersumbat, halaman rumah warga, serta sejumlah fasilitas umum yang terdampak banjir. 

Semangat kebersamaan tampak jelas ketika TNI dan masyarakat bekerja secara kompak untuk mengembalikan kondisi lingkungan yang sempat lumpuh akibat tingginya debit air beberapa hari sebelumnya.

Serda Jamil menjelaskan bahwa gotong royong tersebut merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana. Ia menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah warga bukan hanya dalam situasi aman, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan tenaga dan dukungan dalam menghadapi kondisi darurat.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Pasca banjir, banyak fasilitas dan lingkungan warga yang perlu dibersihkan segera agar aktivitas dapat kembali berjalan normal. Dengan gotong royong seperti ini, kita dapat mempercepat pemulihan dan meringankan beban warga yang terdampak,” ujar Serda Jamil.

Selain itu, Babinsa juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air dan parit desa, agar aliran air tetap lancar dan tidak menyebabkan genangan.

Masyarakat Desa Manyang Cut menyambut positif dan memberikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Babinsa. 

Kehadiran TNI dalam situasi pascabanjir dirasakan sangat membantu, terutama dalam pekerjaan berat yang membutuhkan banyak tenaga.

Dengan adanya gotong royong bersama, proses pembersihan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

Sementara itu, Danramil 19/Meureudu menyampaikan bahwa jajaran Koramil siap terus mendukung proses pemulihan di desa-desa terdampak banjir. 

Ia menegaskan bahwa TNI selalu hadir untuk membantu masyarakat, baik dalam situasi darurat maupun dalam upaya mitigasi bencana ke depan.

“Kami berkomitmen mendampingi masyarakat hingga kondisi desa benar-benar pulih. Sinergi TNI dan masyarakat adalah kunci dalam menghadapi setiap bencana,” ungkapnya.

Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan Desa Manyang Cut dapat segera kembali pulih, aktivitas warga berjalan normal, dan lingkungan desa menjadi lebih bersih serta siap menghadapi potensi cuaca ekstrem ke depan.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini