Cegah Premanisme dan Debt Collector, Polisi Bandara Soetta Gelar Operasi Pekat Jaya 2026

Editor: Syarkawi author photo

 


TANGERANG — Polsubsektor Terminal 1 Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menggelar Operasi Pekat Jaya 2026 dengan menyisir area parkir kendaraan di Terminal 1 Bandara Soetta, Sabtu (31/1/2026).

Kapolsubsektor Terminal 1 Ipda Nurjaja menjelaskan, Operasi Pekat Jaya 2026 dilaksanakan serentak oleh Polda Metro Jaya dan jajaran Polres sejak 28 Januari hingga 11 Februari 2026.

Menurutnya, operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Bandara Soetta, khususnya menjelang datangnya bulan suci Ramadan 2026.

“Operasi ini dilaksanakan untuk mengantisipasi aksi premanisme, praktik debt collector ilegal, serta berbagai potensi tindak pidana lainnya,” ujar Ipda Nurjaja saat memantau langsung patroli gabungan di area parkir kendaraan.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga ditujukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jasa penerbangan maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan bandara.

Dalam kesempatan tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada pengelola dan petugas parkir agar meningkatkan kewaspadaan guna mencegah tindak kejahatan, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Selain itu, pengguna jasa parkir juga diimbau untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan guna mengantisipasi kejahatan dengan modus pecah kaca.

Ipda Nurjaja mengingatkan masyarakat agar segera melapor kepada petugas kepolisian terdekat apabila melihat atau mengalami gangguan kamtibmas, atau menghubungi Call Center Polri 110 Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

Ia juga mengimbau warga di sekitar kawasan Bandara Soetta untuk tidak menerbangkan layang-layang karena dapat membahayakan dan mengganggu proses penerbangan pesawat.

Tak hanya itu, masyarakat diminta bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh ajakan anarkis yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Mari bersama-sama kita ciptakan rasa aman, nyaman, dan tertib di wilayah Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kamtibmas kondusif, masyarakat produktif,” pungkasnya.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini