PIDIE JAYA — Dompet Dhuafa Aceh melakukan serangkaian program pemulihan pascabanjir di Kabupaten Pidie Jaya. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah renovasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Meurah Dua, yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.
Renovasi meliputi pembersihan lingkungan sekolah, pengecatan bangunan, serta penyaluran paket perlengkapan sekolah bagi para siswa. Selain itu, Dompet Dhuafa juga menyalurkan makanan siap saji kepada warga sekitar melalui layanan dapur keliling.
Wakil Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Pusat, Herdiansyah, mengatakan lembaganya membuka ruang koordinasi bagi sekolah lain yang belum dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar akibat kerusakan fasilitas pascabencana.
“Sekolah-sekolah yang terdampak dan belum bisa menjalankan aktivitas belajar dapat segera berkoordinasi dengan Dompet Dhuafa Aceh. Kami akan merespons sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Herdiansyah.
Selain sektor pendidikan, Dompet Dhuafa juga menyiapkan pembangunan rumah sementara (rumtara) bagi warga yang terdampak banjir. Pembangunan rumtara tersebut direncanakan mulai dilakukan dalam dua hari ke depan.
“Kami akan segera membangun rumah sementara bagi masyarakat Pidie Jaya yang terdampak, sebagai bagian dari upaya pemulihan awal pascabencana,” katanya.
Pimpinan Dompet Dhuafa Aceh, Rizki Fauzan, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaganya dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan dukungan terhadap dunia pendidikan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya, Munawar Ibrahim, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Dompet Dhuafa kepada masyarakat setempat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan Dompet Dhuafa Aceh bagi warga Pidie Jaya,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat berlanjut dan memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pendidikan serta kehidupan masyarakat pascabanjir.[]
