![]() |
| Aksi kemanusiaan KIN Da Aceh dan KIKAV 11/WCS menjangkau warga terdampak banjir di wilayah Bener Meriah, Kamis (1/1/2026). Foto: Dokumen KIN Da Aceh |
BENER MERIAH — Komite Investigasi Negara Daerah Aceh (KIN Da Aceh) bersama Kompi Kavaleri 11/Walet Setia Cakti (Kikav 11/WSC) menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Desa Panton Keumuneng, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah.
Bantuan tersebut disalurkan melalui Tim Kemanusiaan KIN Da Aceh dan diterima langsung oleh warga yang hingga kini masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.
Ketua Tim Kemanusiaan KIN Da Aceh, Hermawan, mengatakan pendistribusian bantuan dilakukan melalui jalur darat dengan kondisi medan yang cukup berat.
“Akses menuju lokasi pengungsian tidak mudah, namun bantuan berhasil kami salurkan langsung kepada warga yang terdampak banjir,” ujarnya.
Komandan Kikav 11/WSC, Kapten Kav Randy M. Pangaribuan, menyampaikan bahwa bantuan logistik tersebut merupakan hasil pengumpulan dari seluruh personel Kikav 11/WSC.
Menurut dia, bantuan itu merupakan wujud kepedulian prajurit TNI terhadap masyarakat yang tertimpa bencana.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” katanya.
Kepala KIN Da Aceh, Arief Adam Al Ghazali, mengapresiasi dukungan Kikav 11/WSC dalam aksi kemanusiaan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara elemen masyarakat dan TNI sangat membantu percepatan penanganan bencana.
“Solidaritas ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit,” ujarnya.
Sejak awal terjadinya banjir di sejumlah wilayah Aceh, KIN Da Aceh aktif terlibat dalam penanganan bencana.
Pada pekan pertama bencana, pimpinan KIN Da Aceh bahkan menyewa satu unit ekskavator dengan dana pribadi untuk membuka akses jalan di wilayah Peudada, Kabupaten Bireuen, yang sempat terisolasi akibat banjir.
Hingga kini, KIN Da Aceh terus menyalurkan bantuan kemanusiaan yang dihimpun dari relasi dan internal organisasi ke sejumlah daerah terdampak, antara lain Pidie Jaya, Peudada dan Kuta Blang di Kabupaten Bireuen, serta Kabupaten Bener Meriah.[]
