Pidie – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan serta menjaga stabilitas sektor pertanian di wilayah binaan, Babinsa Koramil 13/Keumala Kodim 0102/Pidie, Koptu Zainuddin, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus memantau harga pupuk pertanian di Desa Jijiem, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, pada Selasa (24/02/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam mendampingi masyarakat, khususnya para petani, guna memastikan kebutuhan sarana produksi pertanian dapat terpenuhi dengan baik.
Selain menjalin silaturahmi dengan warga, Koptu Zainuddin juga melakukan pengecekan langsung terkait ketersediaan dan harga pupuk di tingkat pengecer maupun distributor di wilayah desa.
Dalam kesempatan itu, Babinsa berdialog dengan para petani serta pemilik kios pupuk untuk mengetahui kondisi aktual di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi dalam memperoleh pupuk bersubsidi maupun non-subsidi.
Pemantauan ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat berdampak pada produktivitas pertanian masyarakat.
Koptu Zainuddin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan petani.
Sektor pertanian, menurutnya, memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional, sehingga perlu mendapat perhatian bersama.
“Komsos ini kami lakukan untuk menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat sekaligus memastikan harga dan ketersediaan pupuk tetap stabil. Dengan begitu, para petani dapat melaksanakan aktivitas pertanian secara optimal tanpa terkendala sarana produksi,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada para petani agar tetap berkoordinasi dengan aparat desa maupun Babinsa apabila menemukan permasalahan terkait distribusi pupuk.
Sinergi antara petani, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan sangat diperlukan guna menjaga kelancaran sektor pertanian di wilayah Kecamatan Keumala.
Masyarakat Desa Jijiem menyambut baik langkah Babinsa yang aktif turun langsung ke lapangan.
Kehadiran Babinsa dinilai memberikan rasa aman dan kepastian bagi para petani, sekaligus memperkuat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan pupuk tetap terjaga, sehingga produktivitas pertanian masyarakat di Kabupaten Pidie dapat terus meningkat dan memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan daerah.[]
